Thursday, 26 December 2024

Yang Terjadi Ketika Mendapat Kode 'SSSS' saat Menggunakan Pesawat Terbang

.

Penumpang yang dipilih untuk diberhentikan pada prosedur pemeriksaan yang lebih ketat sebelum penerbangan. SSSS ini diperkenalkan oleh Transportation Security Administration (TSA), lembaga di bawah Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (DHS), yang bertanggung jawab atas pengawasan keamanan di transportasi Amerika Serikat.

TSA sendiri dibentuk setelah tr.serangan 11 September 2001, guna melindungi sistem transportasi Amerika Serikat dan memastikan pergerakan orang maupun barang tetap aman. Salah satu langkahnya adalah mengenalkan seleksi seperti SSSS (Secondary Security Screening Selection) untuk memastikan tidak ada ancaman yang terlewatkan.

Penumpang yang mendapatkan kode SSSS di tiket boarding biasanya akan menjalani proses pemeriksaan yang lebih mendalam, yang melibatkan beberapa prosedur keamanan tambahan, seperti:

Pemeriksaan tubuh secara manual: Selain melewati alat pemindai tubuh, penumpang akan dikenakan pemeriksaan fisik langsung oleh petugas pekerjaan perjalanan.

Pengunjung sepatutnya akan melewati alat metal detector dan pengujian tubuh.

- Swab untuk deteksi bahan peledak: Tangan dan kaki penumpang sering dikasih basuh dengan kain untuk menduga adanya jejak bahan peledak.

- Pemeriksaan Tinjauan Koper: Baik koper tangan maupun koper yang ditinjau akan dibuka dan diperiksa lebih teliti oleh petugas.

Proses ini bisa memakan waktu cukup lama dan, dalam beberapa kasus, dapat membuat penumpang meluap perasaan karena proses pemeriksaan berlangsung terlalu lama.

TSA tidak mengatakan dengan jelas kriteria apa yang digunakan untuk memilih penumpang yang akan diberi kode "SSSS" atau Pre-Kontrol Bagasi Ketat. Namun, beberapa faktor mungkin mempengaruhi:

1. Pembelian tiket menggunakan uang tunai: Pembayaran menggunakan uang tunai, yang jarang dilakukan di era digital ini, seringkali memicu perhatian berlebihan karena dianggap sebagai tanda aktivitas yang mencurigakan.

2. Tiket sekali jalan: Penumpang yang membeli tiket sekali jalan, terutama dalam perjalanan internasional, sering kali menjadi sasaran seleksi ini.

3. Penerbangan melalui negara dengan risiko tinggi: Negara-negara yang dipandang oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri AS sebagai berisiko tinggi, seperti negara-negara di Timur Tengah atau Asia, dapat menyebabkan penumpang yang terbang melalui negara tersebut lebih sering diundang untuk mengikuti pemeriksaan lebih lanjut.

4. Nama orang yang mirip dengan orang dalam daftar pengawasan FBI: Nama pengguna penerbangan yang mirip dengan seseorang yang ada dalam daftar pengawasan Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat dapat menyebabkan kode SSSS.

5. Pilihan Acak: Dalam beberapa kasus, pemilihan kode caracteristik skenario keamanan masked (SSSS) bisa dilakukan secara acak sebagai bagian dari protokol keamanan.

Kontroversi Seputar Kode SSSS

Meskipun prosedur ini dirancang untuk meningkatkan keamanan, ada saran bahwa pilihan SSSS dapat dianggap diskriminatif. Beberapa kelompok hak asasi manusia, seperti American-Islamic Relations Council (CAIR), mengaku bahwa SSSS sering kali menargetkan seseorang berdasarkan asal negara atau agama, terutama umat Muslim. Dalam beberapa kasus, penumpang yang merasa menjadi korban diskriminasi mengajukan panggilan peringatan ulang ke Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) untuk mengurangi kemungkinan pemilihan SSSS di penerbangan berikutnya.

Meskipun demikian, banyak penumpang merasa kecewa karena aplikasi redress tersebut tidak selalu berhasil, dan mereka masih harus menjalani pemeriksaan tambahan secara acak.

Pilihan Editor:

No comments:

Post a Comment

8 Tips Percaya Lagi dengan Pasangan yang Pernah Berbohong, Bangun Kembali Hubungan

Tentu tidak mudah bagi ibu untuk membangun kembali kepercayaan. Meskipun begitu, hal itu tidak berarti tidak dapat dilakukan. ? ...