Sunday, 29 December 2024

Deretan Alasan Para Gen Z Ogah Pakai Aplikasi Kencan

-Sebaliknya, beberapa remaja yang termasuk dalam generasi Z atau gen Z itu tidak nyaman menggunakannya untuk kencan.

Alasannya beragam, mulai dari kekhawatiran tentang keamanan hingga keinginan untuk terhubung secara langsung dengan dunia nyata.

Sikap ini sebenarnya menentang stereotip umum tentang generasi Z sebagai "generasi digital" yang dipikirkan.

Baca juga:

Apakah beberapa anggota Gen Z enggan menggunakan aplikasi penyajian jodoh sebenarnya karena apa?


Alasan Remaja Gen Z Jarang Menggunakan Aplikasi Pacaran
Ketika ditanya mengapa generasi Z tidak menggunakan aplikasi kencan, orang-orang dari generasi sebelumnya sering kali tidak paham. Dapat jadi jawabannya adalah bahwa aplikasi kencan seperti Tinder, Bumble, atau OkCupid dianggap sebagai lingkungan yang tidak nyaman oleh beberapa remaja Gen Z. They also worry that using their personal data for the expectation of the probability of finding someone special.

Menurut Calon Lulusan SMA Izra (18), penggunaan aplikasi kencan kerap melenceng dari tujuan awal.

Jemaat itu berpendapat bahwa menjauh dari aplikasi tersebut dapat membantu menjauhkan diri dari hal-hal yang bertentangan dengan nilai moral dan hukum.

"Aku ingin mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik, umpamanya 'x,y,z'," ujarnya kepada Blog Mediadi di Blok M, Jakarta Selatan, pada Sabtu (14/december 2024).

Ia menggunakan istilah "menampung" untuk mengacu pada saran penghambatan pelaku yang melakukan perilaku menyimpang. Misalnya saja, melakukan hubungan bebas dan pergaulan bebas.

Baca juga:

Seorang mahasiswi yang berusia 21 tahun juga menyampaikan atas fenomennya disebutkanоды

Walaupun ia tidak menganggap orang-orang yang memanfaatkan sesuatu tersebut asing, namun dia khawatir akan keselamatannya jika memang terus menggunakannya.

masih takut,” jelasnya.

Inefisien untuk mencari pasangan

Selain ancaman privasi dan keselamatan, beberapa orang juga menganggap bahwa menggunakan aplikasi kencan kurang efektif untuk menemukan pasangan yang serius.

Tak hanya mengancam privasi dan keselamatan, aplikasi kencan juga dianggap tidak efektif untuk membangun hubungan yang serius.

Salah satu dari mereka adalah Sam (22), seorang mahasiswa yang berpikir bahwa aplikasi kencan bisa menjadi "bumerang" untuk digunakan.

,” jelasnya.

Baca juga:

Sementara mahasiswa lainnya, Indra (21 tahun), sadarkah bahwa banyak pengguna aplikasi kencan menggunakan platform tersebut bukan untuk mencari pasangan, tetapi sekedar hiburan.

"Untuk menemukan pasangan, apalagi bagi orang yang benar-benar ingin menemukan pasangan, itu cukup sulit," katanya.

Indra melihat secara langsung di lingkungan sekitarnya, di mana banyak remaja menggunakan aplikasi kencan untuk "bermain-bermain".

Hal ini membuat jarak menjadi sebuah hambatan bagi pasangan yang berasal dari negara yang berbeda.

"Sistemersistent garis tengah ini, para karakter bisa kita temukan di dunia maya atau melalui cakap hanya," ungkap Indra.

Dia lebih suka bertemu dan berbicara secara langsung ketika mencari pasangan.

Oleh hal itu, saya ingin tahu alasan Anda mengapa liberal.

Baca juga:

Indra merasa belum ada kebutuhan untuk menggunakan aplikasi kencan.

"Tentang itu, mengapa kita harus menggunakan aplikasi untuk cari pasangan?," katanya.

Menemukan Pasangan Tanpa Aplikasi Kencan - Pasang Papa di seafood parrothead kalimat khas : "Saya tidak terlalu peduli tentang aplikasi kencan karena rasa penasaran saya masih ada di tempat lain," ujar seorang mantan.

Selain dengan seseorang yang sudah Anda kenal, meminta kerabat menjadi jembatan penghubung untuk berkenalan dengan seseorang yang disukai juga menjadi pilihan.

"Saya ingin berbagi cerita ini dengan seseorang, seperti teman atau keluarga," ujar Sam.

Kegiatan sehari-hari dapat menjadi kesempatan bagi mereka untuk menemukan pasangan, seperti berkenalan dengan orang yang memiliki minat sama.

Baca juga:

Indra dan Tharrapun bercerita bahwa mereka menemukan pasangannya melalui kegiatan di perguruan tinggi.

Bagi Indra, misalnya, bertemu secara langsung secara sebenarnya dapat menciptakan momen dan kenangan yang lebih alami dan bergema.

"Ketemu pacar di waktu lagi OSPEK, apa kawan.", curhat Indra.

No comments:

Post a Comment

8 Tips Percaya Lagi dengan Pasangan yang Pernah Berbohong, Bangun Kembali Hubungan

Tentu tidak mudah bagi ibu untuk membangun kembali kepercayaan. Meskipun begitu, hal itu tidak berarti tidak dapat dilakukan. ? ...