Chromebook dan laptop biasa mungkin tampak sama dari segi fisik, tetapi keduanya memiliki perbedaan signifikan dalam hal sistem operasi, fitur, dan penggunaannya.
Sebaliknya, laptop Kindle menggunakan sistem operasi Chrome OS, sebuah sistem operasi berbasis awan yang lebih ringan dan dibuat untuk meningkatkan penggunaan aplikasi online.
mengulas lebih lanjut.
Baca juga:
Perbedaan Chromebook dan Laptop Biasa
Chromebook dan laptop biasa sering kali dianggap sama, tetapi keduanya mempunyai beberapa perbedaan yang signifikan. Chromebook adalah laptop yang dirancang untuk penggunaan dasar, sedangkan laptop biasa dapat digunakan untuk keperluan beragam.
Kelebihan laptop biasa, di antaranya adalah kemampuan untuk digunakan dengan Windows atau macOS, yang memungkinkan pengguna untuk meminstal perangkat lunak apa pun, serta memiliki kemampuan untuk menjalankan aplikasi aplikasi yang lebih berat. Laptop biasa juga biasanya memiliki harga yang lebih mahal.
Kelebihan Chromebook, di antaranya adalah kemampuan untuk menjalankan sistem operasi Chrome OS dengan cepat dan efisien, serta memiliki kemampuan untuk berbagi file dan folders dengan mudah melalui internet. Chromebook juga biasanya memiliki harga yang lebih rendah.
Chromebook menyediakan informasi tentang aplikasi-aplikasi yang bisa diinstal melalui:
1. Google Chrome Web Store
2. Play Store
3. Dekstop
Laptop biasa menyediakan informasi tentang aplikasi-aplikasi yang bisa diinstal melalui:
1. Microsoft Store
2. App Store
3. Google Play Store
4. Aplikasi lain yang tidak-limited
Kekurangan Chromebook, di antaranya adalah:
1. Tidak memiliki benua tidak dapat berjalan (untuk aplikasi Windows)
2. Tidak mendukung beberapa fitur tambahan
3. Kemampuan penyimpanan data yang terbatas
Kelebihan laptop biasa, di antaranya adalah:
1. Kuota histori browsing lebih tinggi
2. Kemampuan rumah jaringan Wi-Fi yang lebih stabil
3. Kemampuan untuk menjalankan aplikasi-aplikasi yang lebih berat
Seungguhnya, baik Chromebook maupun laptop biasa mempunyai kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri, sehingga penting untuk mempertimbangkan kebutuhan Anda sebelum memilih salah satu dari keduanya.
Sistem operasi
Dari sisi sistem operasi, Chromebook ditenagai oleh Chrome OS, sistem operasi ringan yang dikembangkan oleh Google dan dirancang khusus untuk berbagai tugas yang berbasis web.
Chromebook sangat bergantung pada koneksi internet dan layanan cloud untuk penyimpanan dan aplikasi. Sistem operasi ini cocok bagi mereka yang kerja harus menggunakan aplikasi berbasis web, seperti Google Drive, Google Docs, dan aplikasi lain yang dapat diakses melalui browser Chrome.
Kelebihan utama Chrome OS adalah kemudahan dan kecepatan booting serta respons yang cepat dalam menjalankan aplikasi sederhana dan berbasis web.
Sementara laptop biasanya menggunakan sistem operasi seperti Windows, macOS, atau Linux, yang mendukung berbagai aplikasi perangkat lunak lebih kompleks, termasuk yang membutuhkan instalasi lokal.
Sistem operasi ini menyediakan fleksibilitas yang lebih besar, karena pengguna dapat menjalankan perangkat lunak untuk produktivitas, rancangan grafis, pengeditan video, bahkan permainan, tanpa perlu terhubung ke internet.
Sistem ini cocok untuk pengguna yang melakukan tugas yang kompleks atau yang bekerja dengan file dan program tanpa koneksi internet.
Hardware
Chromebook pada umumnya dilengkapi dengan prosesor yang lebih ringan, seperti Intel Celeron atau MediaTek, yang dirancang untuk melakukan tugas-tugas yang sederhana dan berbasis web.
Prosesor ini sudah cukup untuk kegiatan harian seperti mengakses internet, menulis dokumen, atau menonton video online. Dari segi RAM serta penyimpanan, Chromebook cenderung memiliki kapasitas yang terbatas, biasanya dilengkapi dengan RAM 4GB dan penyimpanan eMMC berkisar antara 32GB hingga 64GB.
Hal ini disebabkan oleh orientasi Chromebook yang cenderung bergantung pada layanan cloud untuk penyimpanan file dan aplikasi, seperti Google Drive.
Laptop konvensional menawarkan berbagai pilihan prosesor, seperti Intel Core i3, i5, i7, atau AMD Ryzen, mulai dari yang ringan hingga berperforma tinggi.
Prosesor ini sesuai untuk pengguna yang membutuhkan tingkat komputasi yang lebih besar, seperti saat menggunakan perangkat lunak profesional untuk membuat desain grafis, mengedit video, hingga bermain game.
Laptop biasanya juga mencakup kapasitas RAM yang lebih besar, secara umum mulai dari 8GB, dan banyak pilihan penyimpanan yang lebih luas, mulai dari 256GB SSD hingga beberapa terabyte untuk penyimpanan internal.
Specifikasi yang lebih tinggi ini memungkinkan pengguna untuk menjalankan aplikasi berat dan menyimpan file besar langsung pada perangkat tanpa harus bergantung pada layanan cloud.
Baca juga:
Kinerja dan fungsionalitas
Chromebook paling cocok untuk pekerjaan sederhana seperti memancarkan situs web, nonton streaming, menggunakannya Google Workspace (seperti dokument Google, Google Sheets), serta pekerjaan produktivitas ringan.
Namun, Laptop Chrome memiliki kemampuan offline yang terbatas. Meskipun beberapa aplikasi dapat digunakan tanpa koneksi internet, banyak fitur dan layanan yang tetap bergantung pada konektivitas online.
Salah satu keunggulan utama Chromebook adalah kapasitas baterainya yang biasanya lebih tahan lama, sering kali melebihi 10 jam.
Laptop tradisional lebih fleksibel dalam menangani tugas yang membutuhkan banyak sumber daya, seperti mengedit video, bermain game, dan menjalankan aplikasi khusus.
Komputer tablet ini sepenuhnya dapat digunakan secara offline, memungkinkan pengguna akses seluruh filenya dan program aplikasi tanpa perlu koneksi internet. Dari segi sumber tenaga baterai, kinerjanya bervariasi tergantung model dan penggunaan.
Umumnya baterai laptop bertahan selama 4 hingga 10 jam lamanya, namun beberapa laptop dengan spesifikasi tinggi cenderung memerlukan pengisian daya yang lebih sering.
Perbedaan harga
Harga Chromebook di Indonesia biasanya lebih terjangkau dibandingkan laptop biasa. Beberapa contoh harga Chromebook baru di pasaran misalnya harga Samsung Chromebook 4 yang mencapai (Rp 1,6 juta – Rp 6,7 juta).
Sementara itu, laptop biasanya memiliki harga yang lebih tinggi, terutama untuk model premium, dan contohnya adalah laptop gaming Asus TUF Gaming F15 FX506H/L yang ditawarkan mulai dari Rp 11 juta hingga Rp 20 jutaan. Harga laptop biasa juga tergantung pada spesifikasinya dan mereknya.
Baca juga:
Dapatkan berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari dengan bergabung di saluran WhatsApp KompasTekno.
Anda harus menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel terlebih dahulu.
No comments:
Post a Comment