Thursday, 26 December 2024

5 Penyakit yang Penderitanya Harus Minum Obat Seumur Hidup

sepanjang hidup.

1. Hipertensi


Pengurang tekanan darah membantu.mencegah penyebab penyakit tekanan darah tinggi/melepaskan darah dari dinding dalam pembuluh nadi.Dampak meskipun tekanan darah tinggi tanpa rawatanya menurun bahkan dengan mogok darah yang mencegah mengalamistroke.
1. Menggandakan risiko serangan jantung
2. meningkatkan risiko gagal ginjal
3. serta penyakit gangguan darah menjadi pembuluh wesoo

Orang-orang yang menderita hipertensi perlu mengonsumsi obat seumur hidup sesuai dengan dosis yang diresepkan dokter. Tujuan pengobatan ini adalah untuk mencegah dan menghindari komplikasi penyakit yang berbahaya. Selain itu, pengobatan yang serius juga diperlukan untuk menghindari kekambuhan dan mengurangi perkembangan kondisi yang lebih serius.

2. Diabetes

Penyakit diabetes harus dikontrol dengan mengonsumsi obat, terutama bagi penderita diabetes tipe 1. Diabetes tipe 1 harus melakukan suntikan insulin karena tubuhnya tidak dapat menghasilkan insulin sama sekali.

Sementara itu, diabetes tipe 2 harus mengonsumsi obat medis, namun tidak semua orang dengan diabetes jenis ini membutuhkannya dengan segera. Diabetes gestasional adalah jenis diabetes yang terjadi saat kehamilan, dengan kadar gula darah yang dapat diatasi dan dikontrol sejak awal lama kehamilan tanpa perlu pengobatan medis.

3. HIV

Virus Defisiensi Sistem Kekebalan Manusia (Human Immunodeficiency Virus atau HIV) adalah penyakit menular seksual yang menyerang sistem kekebalan tubuh. HIV menyerang sel darah putih tubuh, sehingga melemahkan sistem kekebalan tubuh dan membuat orang mudah terserang penyakit seperti kanker, tuberkulosis, dan infeksi. Penderita HIV harus mengonsumsi obat setiap hari sesuai resep dokter.

Dengan minum obat, adalah membantu menjaga agar viral loads tetap rendah. Sebaliknya, menunda pemberian obat, bahkan sekadar sesekali, sama seperti memberikan kesempatan HIV untuk berkembang biak dengan cepat. Ini dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh, sehingga mudah jatuh sakit.

4. Asma

Asma adalah penyakit pernapasan kronis yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran napas, membawa gejala seperti sesak napas, batuk, dan mengi. Meskipun pengobatan asma dapat bervariasi tergantung pada adjekstudi, penyintas asma sering perlu mengonsumsi pil-obatan seperti bronkodilator atau kortikosteroid inhalasi sepanjang hidupnya untuk mengendalikan peradangan dan mencegah serangan asma.

5. Depresi dan Gangguan Kecemasan

Gangguan kecemasan dapat memakan waktu lama dan membutuhkan perawatan medis jangka panjang. Obat antidepresan dan antikecemasan digunakan untuk mempertahankan keseimbangan kimia pada otak, membantu peminumnya mengendalikan gejala mereka. Meskipun terapi psikologis seperti CBT (Cognitive Behavioral Therapy) juga efektif, obat sering kali menjadi bagian kunci dari terapi jangka panjang.

Dengan Bangga, saya berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

No comments:

Post a Comment

8 Tips Percaya Lagi dengan Pasangan yang Pernah Berbohong, Bangun Kembali Hubungan

Tentu tidak mudah bagi ibu untuk membangun kembali kepercayaan. Meskipun begitu, hal itu tidak berarti tidak dapat dilakukan. ? ...