Thursday, 26 December 2024

Nasib Uang Pemberian Raffi Ahmad untuk Pak Tarno Disorot Imbas Jual Ikan Cupang,Istri Muda Bicara

-Pesawat Tarno, si peletak nama "Jadi apa? Prok prok prok!", dialihkan menjadi sorotan publik lagi

Setelah sempat mengalami serangan jantung, kini Pak Tarno berhasil bertahan dengan menjalankan usaha jualan ikan cupang.

Ya, nama Pak Tarno sekarang semakin jarang terkilang di industri hiburan di Indonesia.

Kondisi Pak Tarno menciptakan kemarahan dan kekhawatiran banyak orang.

Simpati pun ditimbulkan dari sejumlah artis, salah satunya adalah Raffi Ahmad.

Pria ini sempat menawarkan bantuan kepada Pak Tarno, suami Nagita Slavina.

Raffi Ahmad menawarkan untuk membantu membiayai sewa rumah dan biaya kebutuhan sehari-hari Pak Tarno.

Saya Raffi Ahmad mengharapkan Pak Tarno segera sembuh.

Baiklah, permasalahan hukum kontrak, permasalahan kehidupan, permasalahan mata pencaharian, aku saja yang menyelesaikannya dengan istri, jangan cemas ya?

"Tidak usah memikirkan pekerjaan, yang penting Raffi Tarno sehat terlebih dulu," kata Raffi Ahmad dalam program FYP Trans7 seperti dikutip pada Selasa (24/12/2019).

Selain itu, Raffi Ahmad juga ikut menyalurkan donasi untuk membantu mengurangi kesulitan Pak Tarno.

Kehadiran dana sumbangsih semakin membuat ketegangan meningkat, terutama dari sisi istri pertama Pak Tarno, Sariah.

Ternyata meski sudah ada sumbangan, Pak Tarno tetap menjual ikan kupang dan mainan di depan SD.

Istri pertama Pak Tarno mulai merasa keberatan dengan pernikahan tersebut.

Sulih balik pidato Sariah seperti dikutip dari video TikTok Cumicumi.

"Teman kan baru bisa mendapat uang dari Pak Raffi, mengapa besoknya hanya menjualnya saja?" katanya.

Lantas muncul dugaan dari pihak keluarga istri lama Pak Tarno bahwa istri muda Pak Tarno mencoba mengeksploitasi istri sulung.

Di pihak lain, mantan istrinya Bapak Tarno, Dewi menyangkal pendapat ini.

Dia mengaku tidak tahu mengenai asal uang donasi tersebut.

Menurutnya, Pak Tarno lah yang menyimpannya.

Dia mendapatkan duit dari donasi-donasi yang diberikan oleh orang-orang yang membantunya.

Dia simpen, dia celengin.

ungkap Dewi.

Ini tiba-tiba ditemukan oleh saya, inilah milik siapa pun, ini sekarang disimpan bersama.

Paragraf tidak ada di sini

Tentu saya tidak mengelolanya.

Dewi menjelaskan bahwa Pak Tarno tetap menjual makanan meskipun telah menerima donasi.

Menurutnya, Pak Tarno merasa kurang nyaman jika dirumah selalu diam saja karena merasa stres.

Pak Tarno menjual makanan di sekolah itu pun adalah keinginannya sendiri.

Dia selalu nggak betah.

Dia selalu menghubungi sopirnya, mengajaknya menemui dirinya, ingin pergi ke mana, mau membeli apa dan seterusnya, kalau di rumah dia merasa sangat terbebani.

paparnya.

)

No comments:

Post a Comment

8 Tips Percaya Lagi dengan Pasangan yang Pernah Berbohong, Bangun Kembali Hubungan

Tentu tidak mudah bagi ibu untuk membangun kembali kepercayaan. Meskipun begitu, hal itu tidak berarti tidak dapat dilakukan. ? ...