Tuesday, 31 December 2024

Naik Terus! Petisi Tolak PPN 12% Diteken Hampir 200.000 Warganet

Sebanyak hampir 200.000 orang telah menandatangani pada Kamis (26 Desember 2024).

Hal tersebut dicatat dan ditandatangani oleh 194.417 orang.

Sementara itu, sebanyak 2.197 orang telah ikut andil dalam petisi melawankan pajak penjual barang dan jasa yang berjumlah 12% pada hari ini Kamis (26/12/2024).

Pada prinsipnya, petisi yang dimotori oleh akun Bareng Warga itu menyoroti soal kenaikan PPN 12% yang bisa menghasilkan efek sampingan atau efisiensi dalam kehidupan masyarakat.

Misalnya, peningkatan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12% yang memberikan efek pada peningkatan harga barang mendapat ketakutan akan dapat menurunkan kemampuan belanja masyarakat. Di sisi lain, keadaan ekonomi masyarakat saat ini masih dinilai belum stabil.

:

"Atas dasar itu, pemerintah seharusnya membatalkan kenaikan PPN yang tertuang dalam UU HPP. Sebelum kesulitan masyarakat semakin parah. Sebelum tunggakan pinjaman online meningkat dan menyebarluaskan keterlamaban bayar ke mana-mana," tulis dalam petisi tersebut.

Catatan perlu diingat bahwa pemerintah secara resmi mengumumkan beberapa insentif fiskal untuk menyelaraskan peningkatan pajak pertambahan nilai atau PPN 12% yangเก tactical Jalur 1 Januari 2025.

:

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengaku kebijakan insentif fiskal ini dikeluarkan agar kenaikan PPN yang meningkat dari 11% menjadi 12% tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.

"Paket ini dirancang agar masyarakat aman, mendukung para pelaku usaha—terutama UMKM dan pekerja lepas mencari nafkah, menjaga stabilitas harga komoditas dasar serta suplai barang pokok, dan akhirnya demi kebahagiaan masyarakat," ujar Ir. Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin.

No comments:

Post a Comment

8 Tips Percaya Lagi dengan Pasangan yang Pernah Berbohong, Bangun Kembali Hubungan

Tentu tidak mudah bagi ibu untuk membangun kembali kepercayaan. Meskipun begitu, hal itu tidak berarti tidak dapat dilakukan. ? ...