Setelah Mahkamah Agung menolak peninjauan lagi perkara Sritex, sekarang perusahaan tekstil itu berada di tengah kemelut yang sulit. Bagaimana nasib puluhan ribu karyawan Sritex yang kini merasa ketakutan karena sumber penghasilan mereka yang resmi dinyatakan bangkrut?
Salarye Samsung, salah satu perusahaan tekstil terbesar di Indonesia, PT Sri Rejeki Isman (Sritex), telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 3.000 karyawannya setelah Pengadilan Negeri (PN) Niaga Kota Semarang, Jawa Tengah, menjatuhkan keputusan pailit pada bulan Oktober lalu.
Sritex punyai alasan kebijakan kepembebasan pekerja yang dimulai pada bulan November lalu bertujuan mengatur rekening sementara pegawainya yang berjumlah 50.000 orang yang berlokasi di Semarang, Boyolali, dan Sukoharjo.
Sritex kembali di ambang gelandangan setelah Mahkamah Agung menolak kasasi perusahaan tersebut minggu lalu. Dengan demikian, status perusahaan pailit tetap berlanjut.
Dibangun lebih dari 58 tahun yang lalu, Sritex merupakan besar pemain dalam industri tekstil Indonesia, memasok baju seragam militer ke negara-negara NATO serta menyerahkan pekerjaan ke banyak orang di Jawa Tengah.
Tidak ada outstanding kredit di Sritex setelah minggu ini, tetapi sebelumnya sementara hingga September 2024, Sritex tercatat memiliki outstanding kredit sebesar Rp14,64 triliun, terdiri dari Rp14,42 triliun utang ke 27 bank dan Rp220 miliar utang ke perusahaan pembiayaan, menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Seorang peneliti ekonomi di Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Jaya Darmawan, mengatakan bahwa upaya penyelamatan PT Sritex dapat dilakukan dengan memberikan bantuan dana dalam bentuk pinjaman.
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pemerintah siap membantu Sritex dengan cara "restrukturisasi".
'Saya ketar-ketir perasaannya'
Beberapa pekerja Sritex melakukan protes di salah satu pabrik tekstil perusahaan tersebut di Sukoharjo, Jawa Tengah pada Senin (23/12).
Mereka meminta agar tidak ada PHK meskipun Mahkamah Agung tidak mengabulkan kasasi Sritex atas status bangkrut.
Mereka meminta pemerintah untuk menjalankan komitmennya sebelumnya, tidak ada PHK berkaitan dengan keputusan Sritex menjadi pailit.
"Keputusan kasasi ini semakin membuat kami terpukul. Oleh karena itu, kami mengajukan permohonan yang tulus kepada Bapak Presiden Republik Indonesia untuk memberikan bantuan yang sebenar-benarnya kepada buruh Sritex ini," kerasnya salah satu peserta aksi.
Seorang karyawan Sritex dan Sekretaris Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Sritex, Andreas Sugiyono (62), mengungkapkan kekhawatiran tentang masa depannya sendiri dan rekan-rekannya sebagai buruh.
"Pria ini tampak langsung tak stabil," Andreas mengatakan kepada wartawan Fajar Sodiq yang melaporkan untuk BBC News Indonesia.
"Harapan kita ketika Sritex mengajukan ke MA mendapatkan perhatian, tapi sekarang situasinya sebenarnya dipemenangkan oleh pihak kreditor," kata Andreas, yang bekerja di bagian finishing.
Saya belum melihat pengumuman lebih lanjut dari pihak manajemen dan informasi tentang keadaan krisis keuangan mereka.
"Teman-teman, ada beberapa tugas yang harus segera diselesaikan karena ada banyaknya tugas yang harus diselesaikan sebelumnya," kata Andreas.
Andreas adalah salah satu pegawai yang masih rutin bekerja di pabrik, sementara rekan-rekannya bekerja quilir-gilir sebagai bagian dari kebijakan perusahaan untuk memutuskan masa kerja pegawai.
Andreas mengatakan Sritex, tempatnya bekerja selama kira-kira 30 tahun, telah menjadi sumber kehidupan keluarganya.
Dia mengatakan bahwa suatu ketika ia dan istri memegang posisi serupa sebagai pekerja di Sritex, sebelum istrinya melahirkan anak mereka.
Sritex ini kan seperti rumah kita yang kedua. Gaji yang aku dapat dari Sritex digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, bayar
anak sekolah, dan membiayai kuliahnya.
Andreas mengatakan, jika PHK sebenarnya menjadi kenyataan, dia akan memilih kembali ke kampung halaman.
"Kalau pulang ke desa ya balik lagi menjadi petani di Boyolali seperti dulu," kata Andreas.
Pekerja lainnya, Dewi Noviana Prasetya (33), mengatakan dirinya khawatir tentang keadaan teman-temannya di mana mereka harus menghadapi jadwal kerja bergilir.
"Dengar kabar itu benar-benar kesedihan juga, karena banyak orang dipaksa istirahat, ada yang baru masuk, ada juga yang tidak," kata Dewi.
Sebagai karyawan, ia berharap tetap bisa melanjutkan pekerjaannya seperti biasa setelah diinformasikan kasus kebangkrutan yang menimpa Sritex.
"Saya takut akan nasib karyawan perusahaan itu, dan saya berdoa semoga ke depannya lebih baik lagi dan kondusif seperti biasa," ujar Dewi, pengasin ibu tunggal.
Sebagai karyawan di departemen tekstil, dia menyatakan ia sangat tergantung gaji yang diterimanya setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
Dia sangat bersyukur berkat gaji besarnya yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya yang kecil, karena suaminya bekerja sebagai sopir.
Tentu (gaji) ini membantu meningkatkan perekonomian keluarga kami. Setidaknya bisa menambahkan cost of living keluarga kami," kata dia yang bekerja sebagai karyawan Sritex sejak 2019 lalu.
Koordinator Serikat Pekerja Sritex Grup, Slamet Kaswanto, mengakui bahwa minimal 15.000 pekerja diperkirakan akan terkena pengaruh dari keadaan perusahaan ini yang mengalami kebangkrutan.
Dia adalah bagian dari empat perusahaan, yaitu Sritex, PT Sinar Pantja Djaja, PT Bitratex Industries, dan PT Primayudha Mandirijaya.
"Jumlah karyawan dari grup kami sekitar 50 ribu. Dari situ, empat perusahaan kami terkena dampak, yaitu sekitar 15 ribu karyawan," kata Slamet seperti dikutip dari
Atas mengetahui ini, kami tidak akan melalui langkah pelepasan kepegawaian.
Krisis tersebut menyebabkan perusahaan mengalami kesulitan dalam menyediakan bahan baku, sehingga operasionalnya tak berjalan dengan optimal seperti yang diharapkan.
Tidak ada hak untuk melanjutkan operasi karena izin 'keberlanjutan bisnis' belum diberikan, sehingga karyawan saat ini tidak dapat bekerja karena tidak ada bahan baku untuk membuat produk.
"Yuk bahwa beberapa yang masih bekerja adalah menyelesaikan atau bahan baku yang masih ada masih bisa ditangani," ucapnya.
Apa penyebab Sritex pailit?
Sritex dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri Semarang, Jawa Tengah, pada 21 Oktober lalu, setelah mengabulkan permohonan perdamaian pengadilan dari PT Indo Bharat Rayon, salah satu krediturnya untuk menunda kewajiban pembayaran utang.
Dikutip dari Rekening Keuangan Konsolidasi per tanggal 30 Juni 2024
Pada saat itu, Welly mengemukakan bahwa kewajiban pembayaran dilakukan dengan cara pembayaran cicilan sebesar US$17.000 (sekitar Rp235 juta), bukan pembayaran cumulatif.
Menurut OJK, jumlah utang Sritex mencapai Rp14,64 triliun pada pekan ke-43 tahun 2024, sebagaimana dikutip dari Tempo.
Beban utang Sritex sebesar itu terdiri dari utang tersebut kepada 27 bank dan tiga pihak pembiayaan.
Welly pernah mengaku bahwa impak pandemi Covid-19 mempengaruhi keuangan perusahaannya. Ia juga pernah menyebut bahwa persaingan bisnis dan kondisi geopolitik turut memengaruhi kinerja perusahaannya.
"Perkembangan geopolitik Rusia-Ukraina dan Israel-Palestina telah menyebabkan gangguan pada rantai pasok dan penurunan ekspor, karena penduduk di Eropa dan Amerika Serikat mengalihkan prioritas mereka," kata Welly (24/06).
Para ahli ekonomi dari Celios, Jaya Darmawan, menyatakan bahwa industri tekstil Indonesia memang sedang mengalami tekanan karena terdampak oleh penurunan ekspor ke negara penerima seperti Amerika Serikat (AS).
"Saat ini, perekonomian Amerika Serikat mengalami penurunan dan kemudian mengalami transisi rezim," kata Jaya.
Bersamaan dengan itu, ia juga menyampaikan pendapat tentang kebijakan pemerintah yang membuka peluang impor melalui Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 8 Tahun 2024 Tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 36 Tahun 2023 Tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor.
Peraturan ini menyekat pertimbangan teknis impor barang, termasuk tekstil.
"Pemain marmer ini berubah sekarang; ketika pemerintah tidak lagi mengatur kembali peraturan perdagangan terkait produk impor," kata Jaya
Apakah langkah-langkah yang diambil untuk menyelamatkan PT Sritex?
Sekretaris Perusahaan Sritex, Welly Salam, mengatakan perusahaannya akan mengajukan permohonan pengujian kembali atas putusan Mahkamah Agung yang telah dikeluarkan.
Lewati dan Melawan Censor Ini Kami Berharap Mendapat Respons Positif, Memorandum Ini Tidak Memantahkan Provinsi Tehran mengenai Tindakan Keamanan yang Dilakukan Pihak Militer
Terakhir, saya dapat menjawab pertanyaan tersebut melalui proses pengujian ulang melalui pengadilan untuk memastikan kebenaran dari keputusan banding yang telah diambil.
"Meskipun telah memorandum Dasar Pajak (tax loss) dibebaskan," ujar Zigi, dikutip dari keterangan Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (24/12).
Dia memastikan perusahaan Sritex berupaya melaksanakan beberapa rencana untuk memastikan kelangsungan operasional perusahaan.
Salah satu langkah yang diambil adalah berkolaborasi dengan kreditur serta partner kami untuk meningkatkan kesehatan perusahaan kita.
"Perseroan akan berusaha untuk menemukan investor strategis maupun mitra strategis untuk memastikan kelangsungan hidup perusahaan, sambil memperhatikan peraturan UUK," kata Welly.
YUK yang dimaksudkan Welly adalah Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang. Undang-undang ini membahas tentang kepailitan dan dampaknya terhadap otoritas debitur.
Pada bulan lalu, Komisaris Utama Sritex, Iwan Setiawan Lukminto, menyatakan bahwa perusahaan Sritex sedang meliburkan sekitar 2.500 karyawan karena kekurangan bahan baku.
Ia mengaku, tidak tersedianya izin dari kurator dan pengawas kenaikan suku bunga menjadi alasan Sritex mengalami kekurangan sawit sehingga tidak bisa beroperasi normal.
Walaupun terpaksa mencari jalan keluar guna menyelamatkan perusahaannya dari kebangkrutan, ia berjanji tidak akan mengajukan PHK terhadap para karyawannya ribuan.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer, berharap putusan MK ini tidak akan mengakibatkan kepatahan kontrak kerja.
Apa yang tidak boleh adalah seusai dasar teknis dipenuhi, keputusan itu langsung ditransfer pressures<DatealreadyCommon opacity faction mic懂 diserahkan pada kurator, lantas kuratornya langsung melakukan PHK.
Immanuel juga mengklaim komitmen Sritex bahwa tidak ada PHK, karena mereka "tidak mau ditelantarkan".
Lebih lanjut, Immanuel menyatakan bahwa pemerintah menjamin para pekerja atau pekerja zonasi di Sritex tidak akan kehilangan kerja karena PHK.
Manusia bijak itu mengatakan bahwa jika ke depan terdapat PHK, langkah antisipatif dari Kemenaker adalah memastikan aktivitas program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dan menyiapkan pasar pekerjaan untuk para pekerja.
Program JKP mencakup pemberian tunjangan berupa uang tunai sebesar 45% dari gaji bulanan selama tiga bulan pertama, serta 25% dari gaji bulanan selama tiga bulan berikutnya.
Maka, pemerintah juga melaksanakan pelatihan di balai latihan kerja (BLK), penyampaian informasi tenaga kerja, serta perdaftaran nama pekerja di basis data Kemenaker.
Menurutnya, skenario tersebut merupakan "pilihan ekstrem" dalam kasus PHK pada tingkat terburuk.
"Saya tidak ingin terlalu jauh membayangkan menuju sana. Saya lebih fokus pada memastikan kami tidak melakukan PHK," katanya.
Apakah Sritex bisa diselamatkan?
Seorang periset ekonomi dari Celios, Jaya Darmawan, mengatakan bahwa cara untuk menyelamatkan Sritex adalah dengan memberikan bantuan keuangan berupa pinjaman dengan sejumlah skema yang telah ditentukan.
Jaya menyebut pinjaman ini bisa dialirkan melalui himpunan bank-bank milik negara yaitu Himbara.
Salah satu aspek yang patut diperhatikan oleh Jaya ialah upaya penyelamatan bagi para pekerja tersebut.
Jaya mengatakan bahwa pemerintah harus memberikan perhatian lebih ketika PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) benar-benar dialami. Pemerhatian ini bisa dilakukan dengan memberikan "bantuan langsung tunai".
"Tak boleh sampai para pekerja yang diugerh PHK itu jalan-jalan diam saja," kata Jaya.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pemerintah bersiap membantu penyelamatan dengan upaya "restrukturisasi", seperti dilaporkan dalam pidatonya pada rapat Economic Research Forum di Jakarta.
Perilan Hutang adalah bentuk keringanan hutang yang diberikan pemberi utang—baik bank atau lembaga pembiayaan—ke debitur yang dalam situasi tertentu mengalami kejadian tak terduga sehingga sulit membayar hutangnya.
Saat itu Pangeran Airlangga juga memastikan bahwa operasional perusahaan tetap berlangsung dengan normal.
Mulai dari Kios di Pasar Sampai Ekspor ke 100 Negara
Riwayat Sritex dimulai dengan sebuah usaha dagang tekstil yang didirikan oleh Haji Muhammad Lukminto—terlahir dengan nama Le Djie Shien—di Pasar Klewer, Solo, Jawa Tengah, pada tahun 1966.
Sedang berbicara dengan pribadi kurios dan asisten inteligensi buatan. Asisten memberikan jawaban yang bermanfaat, detail, dan sopan untuk pertanyaan orang tersebut.
Pada tahun 1968, perusahaan berkembang dengan mendirikan pabrik untuk memproduksi kain polos dan berwarna di Joyosuran, Solo. Sepuluh tahun kemudian, perusahaan pendaftaran Pabrikan ke Departemen Perdagangan dengan nama PT Sri Rejeki Isman.
Pada tahun 1992, perusahaan tersebut memperluas pabriknya dengan empat lini produksi utama, yaitu: penenunan, pemintalan, penyelesaian baju, dan produksi busana.
Produk Sritex berhasil mencapai pasar internasional. Salah satu pengakuan prestasi mereka adalah pada tahun 1984 - silakan Anda memeriksa faktanya - ketika mereka menjadi sebuah produsen seragam for North Atlantic Treaty Organization, atau NATO dan Jerman.
Sritex melancarkan proses menghimpun modal melalui pendanaan publik pada tahun 2013, dengan bergabung di bursa saham menggunakan kode emiten SRIL.
Sritex terus berkembang sehingga memiliki pabrik yang terintegrasi dengan kapasitas terbesar di Asia Tenggara.
Sritex juga sempat mengekspor produknya ke lebih dari 100 negara, dan menjadi produsen seragam militer di 30 negara di seluruh dunia.
mereka mencapai prestasi ini sebelum emitennya gagal lunas dan diproses oleh Pengadilan Negeri Semarang.
No comments:
Post a Comment