Wednesday, 25 December 2024

Hidup Sehat dengan Rutin Jalan Kaki

Pagi hari saya memilih untuk berjalan kaki mengelilingi komplek saya. Setelah selesai melakoni rutinitas berlari dan joging, saya merasa tidak lengkap jika hanya melakukan satu sesi saja. Berjalan kaki ternyata menjadi kebiasaan yang menarik bagi saya dan membuat saya ingin melakukannya lagi dan lagi.

Aktivitas yang berlebih di depan laptop dan ponsel membuat gerakan orang berkurang. Selain itu, konsumsi makanan berminyak dan manis juga membuat tubuh setiap hari memilki residu berbahaya.

Kita mungkin tidak menyadari, tetapi duduk terlalu lama dapat membahayakan kesehatan. Tubuh kita akan bekerja prima jika kita terus menjaga keseimbangan antara konsumsi makanan yang terkendali dan aktivitas bergerak yang memadai.

Banyak hal yang didapat sesampainya berjalan kaki. Setiap kali melewati sebuah kompleks perkampungan, selayaknya ide-ide baru akan muncul. Menurut yang pernah saya baca, ketika kita sedang bergerak, maka neuron dalam otak kita akan berkomunikasi lebih cepat.

Tentu saja otak kita berjalan maksimal saat kita bergerak. Apakah manusia yang suka berjalan kaki memiliki pikiran yang lebih tajam? Menurut saya memang ada benarnya juga.

Mirip seperti air yang mengalir terus menerus, warnanya bersih dan jernih. Di sisi lain, air yang tetap diam dalam sebuah kolam akan menarik bakteri dan kuman, menyebabkan berbagai penyakit muncul.

Tubuh kita pun demikian. Jika berdiam terlalu lama terjadi, penyakit akan muncul tanpa diduga. Oleh karena itu, validasi berjalan kaki dengan baik agar proses menghilangkan racun dikemudian hari berjalan lancar.

Saya baru saja terbiasa jalan kaki beberapa bulan lewat. Awalnya itu hanyalah sebagai percobaan untuk melihat sejauh mana berlari dan berjalan kaki dapat mempengaruhi tubuh. Ah, hasilnya benar-benar luar biasa.

Saya mengubah gaya makan, meningkatkan aktivitas fisik, dan rutin minum air kelapa. Hasilnya sangat memuaskan. Badan terasa lebih kuat, jarang sakit, dan lebih mudah berkonsentrasi.

Idealkan setiap orang menempuh 3-5 kilometer jalan kaki per hari. Namun,oğunluknya orang Indonesia tidak mencapai safar tersebut. Terutama dengan struktur kehidupan sehari-hari yang menjadi semakin maju.

Banyak penyakit yang bisa dihilangkan dengan melakukan aktivitas jalan kaki secara teratur. Mengkonsumsi karbohidrat yang berlebihan dapat membuat tubuh terasa lemah. Melalui jalan kaki, kita sebenarnya dapat mengurangi beban fungsi organ-organ tubuh.

Tahukah Anda betapa sengsaranya hati, ginjal, hati, dan ginjal jika kita kurang bergerak? Racun-racun tak terlihat menumpuk dalam tubuh dari tahun ke tahun. Alhasil, kebiasaan duduk lama atau tidur tidak teratur bisa memicu masalah kesehatan di kemudian hari.

Semalam, saya mendengar kabar tentang seseorang yang harus memasang pendingin otak, bukannya pacu jantung. Ia menjalankan pekerjaannya selama bertahun-tahun pada malam hari. Sementara itu, pagi hingga sore hari digunakan untuk tidur. Namun, saat ginjal mulai bermasalah, ia keseleo menjadi penyakit terhadap dirinya sendiri.

Kita sering lupa pentingnya menjaga kebiasaan hidup sehat. Hanya sering tidak termasuk hal yang dianggap penting hingga tubuh mulai mengalami dampaknya. Menurut kami, akumulasi kebiasaan buruk di usia muda biasanya baru dirasakan di masa atua.

Perubahan istilah jam tidur dari malam menjadi pagi ternyata merugikan tubuh kita. Setiap organ bekerja berdasarkan ritme jam alami yang telah terbentuk. Fenomena ilmiah ini disebut juga sebagai irama Sirkadian atau jam biologis tubuh.

Pergantian jam biologis tubuh, meskipun sedikit, menyebabkan konsekuensi yang tidak diketahui di masa depan. Potensi yang ada adalah berubahnya daya tahan tubuh, rusaknya organ luar maupun dalam tubuh, atau bahkana berakhirnya nyawa.

Bagian-bagian utama dari hidup sehat adalah perubahan kecil yang signifikan. Apakah itu konsumsi makanan yang berkelanjutan, waktu tidur yang cukup atau latihan rutinitas. Percayalah, hidup sehat bukanlah rebutan budged, mulailah dengan meningkatkan langkah kaki jarak jauh untuk diri sendiri setiap hari.

Ya, jalan kaki terlihat kecil. Cobalah rutinkan dan buatlah kebiasaan. Akumulasi dari kebiasaan sederhana seperti jalan kaki, makan sehat, dan tidur kenyang adalah tabungan kesehatan untuk digunakan di masa tua.

Yuk, perbanyak jalan!

No comments:

Post a Comment

8 Tips Percaya Lagi dengan Pasangan yang Pernah Berbohong, Bangun Kembali Hubungan

Tentu tidak mudah bagi ibu untuk membangun kembali kepercayaan. Meskipun begitu, hal itu tidak berarti tidak dapat dilakukan. ? ...