Saturday, 28 December 2024

Hasto PDI-P Tersangka, Maruarar Sirait Sebut Sayembara Tangkap Harun Masiku Masih Berlaku

Menurut Maruarar Sirait, eks kader PDI-P, perincian sayembara untuk menemukan Harun Masiku senilai Rp 8 miliar masih akan berlaku meskipun Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto telah ditetapkan sebagai tersangka.

Ara, Maruarar yang lebih akrab, menegaskan bahwa sayembara itu akan berlangsung terus sampai Harun dapat ditangkap.

Direstui. Bertindaklah jika bisa menangkap," katanya mengejut ini sedang berada di rumahnya di daerah Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (25 Desember).

Dia merasa terheran-heran, Harun yang sudah masuk dalam daftar Pencarian Orang (DPO) sejak tahun 2020 lalu, tetapi sampai saat ini belum juga tertangkap.

Baca juga:

"Bukan negara yang begitu besar ini bisa menangkap Harun Masiku," ujar Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman ini.

Saat ditanya tentang pendapatnya mengenai status Hasto, Parpol Gerindra mengajak semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

"Aku pikir negara ini harus dipimpin oleh hukum, bukan oleh pribadi," kata Ara.

Sebelumnya, Hasto telah ditetapkan sebagai termasuk orang awal mencurigai dalam kasus korupsi terkait pergantian anggota DPR periode 2019-2024 beserta perlawanan penyidikan yang sedang berlangsung.

Kepala KPK, Setyo Budiyanto, menyatakan bahwa KPK memiliki bukti bahwa Hasto dan rekan-rekannya terlibat dalam suap yang dibayaran oleh mantan calon anggota DPR (caleg) PDI-P, Harun Masiku, kepada mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan.

Baca juga:

Beberapa orang mempercayai handuk bersih Harun Masiku diatzab dari Hasto.

Selain itu, ia dipercaya menghalangi operasi untuk menangkap seorang Harun.

Kepala Dewan Pendiri Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) bidang Reformasi Sistem Hukum Nasional, Ronny Talapessy, mengatakan penetapan tersangka ini menunjukkan partainya sedang diacak-acak.

Mengungkapkan konfirmasi atas pernyataan Megawati, bahwa PDI-P akan diganggu menjelang kongres tahun mendatang.

"Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDI Perjuangan) ini menyebutkan penetapan Pembersih, Pemangkas, Kembang Betina karena Deklarasi 12 Desember year ini, Deklarasi yang diucapkan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, bahwa PDI Perjuangan akan diacak-acak atau diawut-awut terkait Kongres ke VI PDI Perjuangan," ucapnya dalam konferensi pers di Kantor DPP PDI-P, Jakarta Pusat, Selasa (24 Desember 2024).

No comments:

Post a Comment

8 Tips Percaya Lagi dengan Pasangan yang Pernah Berbohong, Bangun Kembali Hubungan

Tentu tidak mudah bagi ibu untuk membangun kembali kepercayaan. Meskipun begitu, hal itu tidak berarti tidak dapat dilakukan. ? ...