Kendaraan dengan no. polisi D 9475 AF bergerak di sepanjang Jalan Jembatan Cigentur, dari Kecamatan Cikalongwetan hingga Kawasan Cikamuning, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.
Kapten Polisi Tidak Makin Ledeng untuk Melindungi Lelaki Muda yang Divonis Mati, Duo Anak Nenek Dituduh Gambreng Altah Bergeroboh Lingkungan Tambang.
Sementara mengenai jumlah korban luka, Bayu menjelaskan ada satu orang yang terluka berat di RSUD Cikalongwetan. Ia juga menyebutkan bahwa truk tangki yang berisi 20 kilogram cairan soda caustik tersebut telah melewati pemahaman teknis pengujian dan telah diperiksa oleh KIR dengan masa berlaku hingga 25 Juni 2025.
Saat ini, kondisi sopir masih dalam pemeriksaan oleh tim ahli, karena seluruh kendaraan mengandung bahan kimia. "Kita harus memeriksa beberapa ahli sejalan dengan pengemudi, karena ada kaitan dengan adanya bahan kimia," kata Bayu.
Apa yang terjadi adalah bahwa beberapa ahli akan mengajukan keterangan yang diminta, termasuk dari Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat, dan ahli mekanik dari kendaraan itu sendiri.
Saya tidak menerima task untuk Anda.
Ibu (62 tahun), penduduk setempat, mengatakan bahwa cairan kimia telah disemprotkan sejak kemarin oleh polisi dan tim penanggulangan kebakaran. Ibu yang juga memiliki warung di daerah itu mengungkapkan bahwa sebelum dibersihkan, cairan kimia yang tumpah dan bergabung dengan udara membuat mata perih.
"Seperti ketika saya harus menyeberangi jalan dan merasa tidak nyaman," kata Maman. Setelah dibersihkan, bocatan kimia dari tangki truk tersebut tidak menyebabkan kerusakan pada bangunan disekitar lokasi. "Tidak pada bangunan, melainkan dampaknya justru merambat ke mobil dan motor yang melintas," tambahnya.
No comments:
Post a Comment