Itu adalah salah satu hidangan yang banyak digemari ramai orang karena mudah disiapkan dan memiliki citarasa enak.
Tapi, kalor, lemak, dan karbohidrat dalam mi instan sering kali menjadi kekhawatiran bagi mereka yang ingin menjaga berat badan.
Tidak perlu khawatir lagi.
Kondisi tersebut tidak memungkinkan tubuh menjadi makin gemuk.
Silakan simak caranya:
Tips makan mie instan sehat tanpa menambah berat badan"
Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan untuk makan mi instan tanpa gemuk:
1. "Pilih mie instan yang rendah kalori"
2. "Hindari mencicipi mie instan yang berlemak"
3. "Usahakan untuk berjalan kaki beberapa kilometer sebelum makan mie instan"
4. "Jumlah makan masih harus Terkontrol"
5. "Oseng atau tumis mi instan dengan tambahan sayuran
Instruksi untuk ketiga konsumen kami adalah praorder makanan online melalui aplikasi, lalu mengantar diri sendiri, atau memesan lewat situs resmi dan tempat kami.
1. Pilih mie instan yang rendah kalori
Saat ini, banyak produsen mie instan menawarkan varian dengan kalori rendah atau rendah lemak.
Pilihlah jenis mi yang lebih sehat seperti mi instan berbahan dasar gandum utuh atau berupa mi shirataki yang memiliki kandungan karbohidrat yang rendah.
Periksa etiket atau label produk untuk mengetahui kandungan kalori dan nutrisi yang terkandung.
2. Kurangi penggunaan makanan siap saji yang dicampur dengan banyak pengawet, seperti makanan kalengan dan makanan beku yang diproses, serta bumbu mi instan
Bumbu mi instan banyak mengandung garam, MSG, dan lemak jenuh yang cukup tinggi.
Untuk mengurangi efek buruknya, gunakan hanya setengah dosis bumbu atau tambahkan bumbu alami seperti bawang putih, merica, atau cabai sebagai penggantinya.
Baca Juga:
3. Tambahkan sayuran dan sumber protein
Agar membuat mi instan lebih sehat, tambahkanlah sayuran segar seperti bayam, brokoli, wortel, atau tauge. Sayuran tersebut menyediakan serat dan vitamin yang membantu tubuh tetap kenyang lebih lama.
Tambah pula sumber protein seperti telur rebus, dada ayam, atau tahu ke dalam diet untuk memenuhi kebutuhan nutrisi.
4. Hindari menggoreng mi
Terdapat beberapa orang yang suka merebus mi dan menggorengnya untuk meningkatkan rasa. Namun, cara ini juga berdampak pada peningkatan jumlah kalori dan lemak dalam makanan.
Sebaiknya, konsumsilah mi yang direbus saja agar lebih sehat.
5. Batasan konsumsi mie instan
Satu bungkus pasta instan sering kali cukup untuk dimakan bawaan dengan berat isi yang lebih besar.
Jika ingin menjaga asupan kalori, makanlah setengah porsi makanan yang biasa, lalu penuhi kebutuhan gizi dengan menambahkan makanan yang lebih bergizi seperti salad atau sup.
6. Hindari konsumsi mi instan secara berlebihan
Meskipun bentuknya sederhana, pasta instan tidak boleh menjadi pilihan utama dalam diet sehari-hari.
Batasi konsumsi mie instan tidak lebih dari dua kali seminggu untuk menghindari penimbunan kalori dan risiko penyakit lainnya.
Mengonsumsi mi instan masih bisa menjadi pilihan sehat asalkan dikonsumsi dengan cara yang benar.
Dengan memilih mi rendah kalori, menambahkan bahan-bahan bergizi, dan mengikuti porsi yang seimbang, Anda dapat menikmati mi instan tanpa kekhawatiran penambahan berat badan.
Jangan menyerahkan penatalaksanaan kesehatan Anda, jaga kesehatan dengan berolahraga secara teratur dan konsumsi makanan yang seimbang.
Baca Juga:
No comments:
Post a Comment