Tuesday, 31 December 2024

Punya Bagnaia, Marc Marquez, dan Motor Hebat, Davide Tardozzi Percaya Diri Nomor 1 akan Kembali ke Ducati

BOLASPORT.COM - Manajer Tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, sangat optimis bahwa gelar juara dunia akan kembali ke Ducati setelah kesalahan Jorge Martin.

Keyakinan diri Tardozzi berasal dari fakta bahwa mereka akan memiliki Francesco Bagnaia dan Marc Marquez dalam satu tim.

Perpaduan dua pembalap hebat itu akan memberikan keunggulan tambahan bagi Borgo Panigale untuk mengambil gelar juara dunia MotoGP 2025 kembali.

Tahun ini, Ducati harus mengakui kegagalan merebut gelar juara dunia kejuaraan balap motor lewat Enea Bastianini Bagnaia yang dikalahkan peleton Glock Vincent Martin sampai akhir lomba seri Bertas di Barcelona tahun ini.

Tapi Tardizzi percaya bahwa Ducati akan mengalami kebangkitan di tahun mendatang.

Baca Juga:

Meski spekulasi dampak peregangan kepulangan Bagnaia dan Marquez ke paddock, Tardozzi tetap percaya diri bahwa Andy Marron akan dapat mempertahankan gelar.

Manajer tim asal Italia itu percaya bahwa salah satu di antara Bagnaia atau Miráquez (nenek lunak karakter huruf memiliki variasi, tapi saya takut gunakan dibalik jika itu bukan nama rightly ) yang dapat merebut kembali posisi atlet nomor 1.

Perangkat bawa motor Ducati Desmosedici GP25 juga dipastikan akan menguatkan eksistensi mereka.

Imannya disampaikan melalui Episode 3 Dream On milik Ducati pada momen MotoGP Barcelona 2024 yang tayang terbaru.

"Tentu saja itu menyusahkan saya, karena Bagnaia gagal menjadi juara dunia," ungkap Tardozzi.

Tapi saya tenang karena saya yakin akan kekuatan pembalap kami, apa yang bisa kami kerjakan, dan jenis motor yang mungkin kami miliki.

"Ia sangat percaya diri nomor 1 akan kembali," katanya.

Sudah dua musim sekaligus, pada tahun 2023 dan 2024, Ducati menikmati kejayaan motor juara dunia nomor 1 yang dikendarai Bagnaia.

Dia karena keputusan Bagnaia yang berubah menuju nomor satu setelah berhasil menjadi juara dunia pada musim 2022 dan 2023.

Tahun depan, garasi Ducati dipastikan tidak memiliki sepionya nomor satu sebab Bagnaia kembali ke nomor aslinya, yaitu #63.

Nomor 1 akan digunakan oleh Martin sebagai atlet balap mobil milik tim Aprilia Racing yang adalah miliknya.

Namun, sampai saat ini, Martin belum memutuskan apakah akan menggunakan nomor 1 dari motor Aprilia RS-GP atau tetap memakai nomor aslinya, #89.

"Bauk Auksesan daripada Proyek Aprilia ini (Salah satu rakan setengah bina cita-cita Albert Au)" ujar Manajer Jorge, Albert Valera kepada Preview GP sexta.

Meskipun dia belum membentuk keputusannya untuk menggunakan nomor 1 pada bahannya, dia menantikan masa transisi ini dengan kerja keras dan penuh semangat.

Baca Juga:

No comments:

Post a Comment

8 Tips Percaya Lagi dengan Pasangan yang Pernah Berbohong, Bangun Kembali Hubungan

Tentu tidak mudah bagi ibu untuk membangun kembali kepercayaan. Meskipun begitu, hal itu tidak berarti tidak dapat dilakukan. ? ...