Saturday, 28 December 2024

Pertama Memulai Olahraga Lari? Simak 5 Tips Ini Supaya Tak Mudah Lelah

Kesehatan merupakan prioritas sejak dahulu. Salah satu cara termudah untuk menjaga kesehatan selain menjaga pola makan adalah dengan berolahraga secara teratur.

Berlari telah jadi salah satu olahraga yang sangat banyak digemari masyarakat, terutama bagi mereka yang sedang memulai untuk berolahraga.

Popularitasnya meningkat pesat dengan tren flexing atau pamer hasil olahraga lari melalui aplikasi seperti Strava, yang sering dibagikan ke media sosial, terutama Instagram.

Baiklah, jika kamu ingin memulai lari, terdapat beberapa tips yang perlu kamu perhatikan sebelum dan selama melakukan kegiatannya.

Simak tips olahraga lari di bawah ini untuk menghindari lelah dan cedera:

Pemanasan itu intinya yang paling sdh perlu dilakukan sebelum melakukan olahraga mana pun yang mau dilakukan seseorang.

Pemanasan sebelum berlari dapat mencegah cidera dan membuat tubuh siap melakukan kegiatan fisik.

Sebelum melaksanakan olahraga berlari, gerakan pemanasan yang bisa kamu lakukan adalah gerakan pemanasan statis dan dinamis.

Pada saat melakukan olahraga pemanasan statis, kamu harus melakukan peregangan yang membantu melembutkan otot.

Teruskan dengan pemanasan yang manis yang melibatkan aktivitas fisik seperti meniru gerakan saat berlari seperti lonceng, seleksi kaki, atau rok tinggi pergelangan kaki.

Lakukan pemanasan selama 5-10 menit agar tubuh dapat mengaktifkan otot-otot dan meningkatkan suhu tubuh secara bertahap.

Dengan demikian, tubuh akan meningkatkan aliran darah ke otot-otot yang akan digunakan, meningkatkan fleksibilitas, dan memperlahankan detak jantung secara bertahap, sehingga tubuh tidak terkejut dengan aktivitas yang lebih intensif.

Salah satu hal penting untuk menjaga stamina dan mencegah kelelahan saat berlari adalah dengan mengatur pernapasan dengan benar.

Dengan mempertahankan ritme dan pola menendang yang teratur ketika melakukan olahraga, tubuh akan mendapatkan sumber oksigen yang cukup sehingga dapat menjaga daya konsentrasi dan mengurangi kecemasan.

cara bernapas yang bisa kamu lakukan saat berlari adalah dengan melakukan nafas 3:2, yaitu menarik nafas selama 3 langkah dan menghembuskannya ketika 2 langkah.

Selain itu, kamu harus menggunakan pernapasan diafragma, di mana kamu mengambil nafas dari pusar bukan hanya dari dada.

Anda memperbarui suhu tubuh dengan sistem respirasi yang teratur, sehingga tubuh akan lebih menggunakan oksigen dengan baik dan meningkatkan prestasi lari.

Kecuali itu, hal tersebut juga dapat meningkatkan performa lari, serta memberikan perasaan lebih rileks dan terkontrol selama sesi lari.

Tidak perlu terburu-buru saat bersiap untuk berlari, tubuhmu perlu menyesuaikan diri dan membentuk penyangga yang stabil secara bertahap. Jika kamu memaksakan kecepatan awal, risiko kelelahan akan meningkat.

Mulailah dengan ritme yang santai atau bahkan semakin cepat ketika melangkah menjelang berlari dari awal, sehingga kamu bisa fokus pada gerakanmu sendiri dan mengatur pola pernapasan kamu. Begitu pergilinan waktu yang lebih lama, kamu barulah bisa meningkatkan kecepatan menjalani peregangan.

pastikan Anda menikmati proses berlari secara langsung agar Anda tetap melanjutkan berlari dalam waktu lama.

Salah satu aspek yang seringkali dilupakan ketika sedang berlari adalah postur tubuh. Padahal, postur tubuh yang tepat dapat meningkatkan efisiensi gerakan kaki ketika berlari.

Berlari dengan postur tubuh yang benar yaitu menjaga tubuh tetap tegak, bahu rileks dan kepala terangkat.

Perhatikan juga gerakan lenganmu saat berlari, pastikan lengan bergerak santai dan alami untuk menjaga keseimbangan tubuh.

Perlu dihindari posisi membungkuk, baik ke depan maupun ke belakang, karena dapat menyebabkan tekanan berlebih pada punggung dan leher.

Dengan postur yang baik, dilepasnya ketegangan otot sehingga risiko cedera dapat ditekan, perjalanan berlari menjadi lebih nyaman, serta mengalihkan kelelahan

Minum air secukupnya sebelum memulai berlari. Namun perlu diingat, jangan minum terlampau banyak untuk menghindari rasa tidak nyaman atau kekembung saat berlari.

Kemudian minum air yang cukup setelah berlari untuk menggantikan cairan yang hilang melalui keringat. Kamu bisa mempertimbangkan untuk minum elektrolit jika kamu berlari cukup lama dalam cuaca panas untuk menjaga cairan tubuh.

Pastikan Anda tetap terhidrasi agar dapat menjaga keseimbangan stamina dan menghindari lelah saat bernyanyi.

Dehidrasi, bahkan di tingkat ringan pun, dapat menyebabkan penurunan prestasi, membuat otot merasa lebih cepat lelah, dan memperlambat proses pemulihan setelah berlari.

Berikut beberapa tips terakhir untuk mengurangi kelelahan saat berlari yang bisa kamu coba. Semoga bermanfaat!

No comments:

Post a Comment

8 Tips Percaya Lagi dengan Pasangan yang Pernah Berbohong, Bangun Kembali Hubungan

Tentu tidak mudah bagi ibu untuk membangun kembali kepercayaan. Meskipun begitu, hal itu tidak berarti tidak dapat dilakukan. ? ...