Sunday, 29 December 2024

Misteri di Balik Pembangunan Stonehenge di Inggris Terungkap

Sejak lama, bangunan kuno batu-batu ini telah menjadi misteri besar. Sebuah struktur yang dibangun sekitar 5.000 tahun yang lalu ini tidak hanya menarik wisatawan dari seluruh dunia, tetapi juga para ilmuwan yang ingin memecahkan rahasia di baliknya.

Sebuah kelompok sains yang melakukan penelitian untuk menyelesaikan rahasia yang ada beragumen telah menemukan jawaban atas misteri di belakang pembangunan Stonehenge. Dalam sebuah penelitian baru, para ilmuwan mengatakan lingkaran batu Wiltshire yang sangat terkenal itu terbina sebagai simbol persatuan dari tiga titik yang berbeda di Inggris.

Barat daya dan Skotlandia utara yang terpisah. Maka, para ilmuwan dari University College London dan Aberystwyth University berpendapat bahwa rakyat Skotlandia dan Welsh membawa batu-batu tempat mereka sendiri ke Wiltshire sebagai ukuran yang baik untuk membentuk struktur itu. Dapat disimpulkan bahwa Stonehenge merupakan simbol kontinuitas Inggris yang kuat.

, 20 Desember 2024.

Mereka menambahkan bahwa menyatukan batu-batu besar asing ini menggambarkan dan mengaktualisasikan komunitas yang jauh dan terisolasi dalam material kompleks.

"Monumen Stonehenge adalah simbol persatuan yang monumental antara manusia, tanah, leluhur, dan surga," ujar mereka.

Pemersatu di Inggris kuno

Mungkin tersebut memiliki beberapa tujuan berkontribusi penyatuan di Inggris kuno, untuk mempertahankan-nilai simboliknya.

Penelitian menunjukkan bahwa semua batu tersebut berasal dari daerah yang terpisah, hal ini membuatnya unik di antara lebih dari 900 lingkaran batu di Inggris. Ini menunjukkan bahwa lingkaran batu tersebut mungkin memiliki tujuan berguna untuk kepentingan politik dan agama," kata pembuat utama Profesor Mike Parker Pearson dari UCL Institut Arkeologi. "[Itu] adalah sebuah monumen perisatu bagi masyarakat Inggris, mengabadikan hubungan abadi mereka dengan leluhur dan alam semesta.

Meskipun Inggris, Skotlandia, dan Wales belum berdiri sebagai entitas politik sejak bangunan Stonehenge dibangun sekitar 5.000 tahun yang lalu, bangunan tersebut dianggap sebagai simbol ketiga negara tersebut.

Stonehenge terkenal dengan lempian batu pasirnya yang besar, yang dikenal sebagai sarsen. Diperkirakan batu-batu ini berasal dari Hutan Barat di Wiltshire, sekitar 15 mil ke arah utara.

Batu Biru Stonehenge

Tapi, selain batu sarsen yang tinggi yang membuat Stonehenge terlihat ikonik, salah satu situs yang terkenal di dunia ini juga menjadi tempat bagi sekitar 80 batu biru, batu kecil yang memiliki kilau kebiruan ketika masih baru pecah atau basah.

Para ahli Stonehenge bersepakat bahwa batu biru datangnya dari Craig Rhos-y-Felin di Bu kitan Preseli di Wales barat daya. Bagaimana batu itu dapat sampai ke Wiltshire masih menjadi sengketa sampai hari ini. Batu biru diangkut sebagai hadiah orang Wales, yang menunjukkan persatuan politik atau kesucian damai.

Batu Altar di pusat Stonehenge, yang merupakan batu biru terbesar di situs warisan UNESCO ini, sebenarnya berasal dari Skotlandia utara, jaraknya sekitar 1.000 kilometer menurut para ilmuwan pada awal tahun ini. Sebuah batu persegi panjang berdana enam ton dan panjang lima meter yang letaknya di tengah-tengah Stonehenge ini terbuat dari pasir abu-abu kehijauan, bahkan lebih besar dan berbeda dengan batu biru lainnya.

Sebelumnya, tim peneliti lain menganalisis usia dan komposisi mineral pecahan Altar Stone. Mereka menemukan kemiripan dengan Batu Pasir Merah Tua yang ditemukan di Cekungan Orcadian di timur laut Skotlandia. Berdasarkan analisis ini, tim dengan tingkat akurasi 95 persen memutuskan bahwa batu itu berasal dari wilayah yang mencakup bagian Inverness, Thurso, Orkney, dan sebagian Shetland.

Dalam makalah terbaru, tim tersebut mengungkapkan bahwa Batu Altar dikatakan dibawa oleh orang-orang Neolitik di Skotlandia utara sebagai pembawaan hadiah atau kontribusi bagi penduduk di wilayah selatan.

"Mungkin (proyek Stonehenge) berfungsi untuk memperkuat kerjasama atau membantu ikatan jarak jauh yang unik dan menarik perhatian tiruan yang diciptakan oleh kerja sama dalam pembangunan Stonehenge," ungkap para penulis.

Kemudian, Stonehenge dinilai sebagai monumen spesialisasi pelbagai pulau, yang sebagian mencerminkan keaslian asal-usul batu-batuannya

"Kelebihan yang sangat menonjol dalam penataan papan lantai di rumah-rumah Neolitik Akhir di Orkney dan pemukiman Tembok Durrington di dekat Stonehenge juga menunjukkan ada ikatan dekat antara Plains Salisbury dan Skotlandia utara," kata tim tersebut.

Fungsi Stonehenge

Dalam sejarah awal, Stonehenge digunakan sebagai tempat pemujaan bagi sebagian besar pria dan wanita dewasa selama sekitar lima abad dahulu. Hampir setengah dari siapa pun yang dimakamkan di Stonehenge sebelumnya menetap di tempat lain selain Plain Salisbury, menunjukkan bahwa orang-orang berbondong-bondong datang ke sana dari jauh.

Selama ribuan tahun, dipercaya bahwa kelompok masyarakat berkumpul di Stonehenge sekitar saat titik balik matahari musim panas dan musim dingin untuk melakukan seremoni dan upacara yang terkait dengan perubahan musim, matahari, dan langit. Ritus ritel tersebut dihayati sejak zaman Neolitik, bahkan diwitel selama musim dingin, di tempat penghunian terdekat Durrington Walls.

Pilihan Editor:

No comments:

Post a Comment

8 Tips Percaya Lagi dengan Pasangan yang Pernah Berbohong, Bangun Kembali Hubungan

Tentu tidak mudah bagi ibu untuk membangun kembali kepercayaan. Meskipun begitu, hal itu tidak berarti tidak dapat dilakukan. ? ...