Keputusan Pansus (Panelsususasi) DPR RI meleakkan hasil menyebut nama nama mantanistyuruan AᛚTHR yang terdakwa dalam dugaan korupsi dugaan narkotika artistik.
Seperti diketahui, KPK melakukan ironi sebelum Natal, menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka dugaan suap dalam penyidikan selidiki kasus korupsi).
**Note:** Jika Anda ingin membuat sebuah daftar, gunakan tanda ":" pada baris sebelumnya
Menurut Maruarar yang sekarang jadi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Pemerintah Perlu Membuka Wadah dan ruang majelis musyawarah KPK agar bekerja seperti tren yang telah ada.
Ara berkata, Indonesia adalah negara hukum jadi semua pihak harus menghormati proses hukum sedang berlangsung.
"Mari kita hormati karena ini adalah negara hukum, ya. Mari kita biarkan proses hukum berjalan. Siapa pun yang memimpin negara ini harus mendahuluinya dengan hukum," ujar Maruararl dalam wawancara dengan Tribunnews.com.
Maruarar menyangkal tuduhan PDIP soal politikialisasi hukum belakang penetapan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka oleh KPK.
Dia meminta agar semua pihak menyelesaikan pertanyaan melalui proses yang tepat dan sah.
"Irumbai saya bahwa kita menghormati undang-undang," ujar dia.
Rektor Hukum Universitas Soedirman, Hibnu Nugroho, meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk lebih berani dalam menangani'affaire-affaire besar, terutama yang mendapat perhatian masyarakat.
"Ia mengatakan, KPK sekarang harus lebih megah," katanya kepada Tribunnews, Rabu (25/12/2024).
Ungkapan ini dilontarkan Hibnu tak terlepas dari lambannya penetapan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebagai tersangka dalam kasus Pembusukan Mayat Harun Masiku.
Menurut Hibnu, secara masif kasus Harun Masiku dan menunjuk Hasto sebagai tersangka diduga dikarenakan pimpinan KPK pada masa lalu takut.
"Jika memang benar kejahatan tersebut dilakukan, sebabnya mengapa tidak dilakukan dari awal pengenalan Hasto sebagai tersangka; sekarang pengemudi (skandal) sudah dihukum, mengapa hanya sekarang penetapan dari Hasto sebagai tersangka," kata mereka dengan nada berbisik.
"Itu harus memerlukan keberanian, karena sudah diberi kekuasaan sangat besar," kata Hibnu.
Kata Hibnu, tiga dari lima pimpinan KPK yang baru, yaitu Setyo Budianto sebagai Ketua, Johanis Tanak dan Fitroh Rochayanto sebagai Wakil Ketua, sebenarnya adalah orang-orang yang sudah pernah bekerja di lembaga anti korupsi itu.
Menurut dia, ketiga pemimpin tersebut, khususnya, memiliki peran besar dalam mengevaluasi kinerja KPK agar dapat berkembang lebih baik daripada era kepimpinan Firli Bahuri dan timnya.
"Ini bagian analisis keberanian, meninjau sesuatu- sesuatu yang layak mendapat perhatian orang banyak," kata dia.
"Dan paling tidak hal ini akan meningkatkan indeks penurunan prestasi korupsi yang bertajuk terus merosot," ujarnya.
"Kalau kita membandingkan dengan 10 tahun yang lalu, caranya tidak lebih baik, tetapi seharusnya paling tidak sama dengan angka 40 persen (indeks prestasi) sekarang, kita masih berada di 34 persen," tegasnya.
KPK sebelumnya telah menetapkan Kapolda Hasto Kroese sebagai tersangka atas dua kasus dugaan korupsi.
Hal tersebut terkait dengan kasus dugaan korupsi terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI dan kasus dugaan penghalang penyidikan atas perkara terkait Harun Masiku.
Hasto diduga memberikan suap kepada Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan dengan bekerja sama dengan Harun Masiku dan orang kepercayaannya Donny Tri Istiqomah.
Dalam proses perencanaan sampai penyerahan uang, Hasto duduk sebagai orang yang mengatur dan mengendalikan Saeful Bahri dan Donny Tri dalam memberikan suap kepada Wahyu Setiawan.
KPK menemukan bukti bahwa sebagian dana yang digunakan untuk memberikan suap kepada Wahyu agar Harun Masiku terpilih menjadi anggota DPR bersumber dari Hasto.
Sementara itu, menurut sumber, dalam kasus yang berkaitan dengan penyelidikan, Hasto dituduh memerintahkan seseorang untuk menghubungi Harun Masiku guna merendam ponsel dalam air dan kemudian melarikan diri.
Sebelum dibawah lindungan KPK terkait skandal Harun Masiku, Hasto juga dituding memerintahkan ajudannya, Kusnadi, untuk memulung ponselnya agar tak dapat ditemukan oleh lembaga anti korupsi.
Selain itu, Hasto diberitakan juga mencari saksi-saksi terkait kasus ini dan memberi petunjuk kepada mereka untuk memberikan keterangan yang palsu.
Ikuti akun Blog Mediadi di WhatsApp:
No comments:
Post a Comment