Penelitian merekomendasikan jumlah langkah saat berjalan kaki untuk meningkatkan kesehatan dan kondisi fisik. Misalnya, sebanyak 4.000 langkah per hari.
Tetapi rekomendasi untuk berjalan kaki secara teratur terkadang muncul berdasarkan kebiasaan, seperti kebiasaan berjalan kaki selama 45 menit sehari.
Dalam kenyataan, berjalan kaki terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh.
Menyertakan kegiatan berjalan kaki keolahraga Anda secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan sistem saraf, meningkatkan suasana hati, dan meningkatkan energi secara keseluruhan.
Di satu sisi, berjalan kaki dapat melindungi tubuh dari risiko cedera. Olahraga ini juga relatif rendah sehingga dapat dilakukan siapa saja, dari orang kecil sampai dewasa dan lanjut usia.
Lalu, apakah yang lebih penting saat berjalan kaki, waktu yang dibutuhkan atau jumlah langkah yang dijalankan?
Baca juga:
Berikut beberapa manfaat jalan kaki berdasarkan jumlah langkah:
* **Meningkatkan kesehatan tulang**: Jalan kaki dapat meningkatkan kepadatan dan kekompakan tulang, terutama di bagian punggung paha dan betis.
* **Meningkatkan metabolisme**: Setiap langkah yang diambil dapat menghangatkan otot dan meningkatkan metabolisme, membantu menguras kalori tubuh.
* **Menurunkan tekanan darah**: Jalan kaki dapat membantu menurunkan tekanan darah dan ayunan nadi, mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.
* **Meningkatkan keseimbangan dan ketangguhan**: Jalan kaki dapat membantu meningkatkan keseimbangan dan ketangguhan, serta mengurangi risiko cedera.
* **Membantu menurunkan berat badan**: Jalan kaki dapat membantu menurunkan berat badan karena membakar kalori dan meningkatkan metabolisme.
Peneliti dari Universitas Kedokteran Lodz di Polandia dan Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins di Amerika Serikat menyimpulkan bahwa jalan kaki sambil menghitung langkah adalah kegiatan yang bermanfaat untuk kesehatan karena menyediakan tujuan yang nyata dan dapat diukur.
Banyak orang yang melewatkan waktu saat berjalan kaki untuk meningkatkan aktivitas secara konsisten. Ini layak untuk dipertimbangkan dan diperhitungkan.
Menghitung langkah saat jalan kaki merupakan cara termudah untuk mengukur kemajuan kebugaran secara berkala, menyesuaikan tujuan, dan meningkatkan komitmen.
Penelitian menemukan bahwa 4.000 langkah kaki sehari sudah cukup untuk seseorang dewasa.
Tapi, peneliti merekomendasikan meningkatkan jumlah 1.000 langkah kaki agar tubuh manusia mendapatkan manfaat tersebut. Meningkatkan 1.000 langkah kaki ini dapat menurunkan risiko kematian dini sebesar 15 persen.
Baca juga:
Manfaat Melangkah Berdasarkan Durasi
1. "Tidak ada durasi minimum atau maksimum untuk berjalan kaki. Anda dapat berjalan kaki selama 10 menit, 30 menit, atau bahkan 1 jam atau lebih."
Jangan salah: "Jika Anda baru mulai berjalan kaki, 10 menit mudah dicapai."
Jangan salah: "Meskipun tidak ada durasi maksimum, jangan lupa untuk tetap berhenti secara berkala untuk memastikan keseimbangan tubuh."
Tunda: "Kalau perlu, jalan mainan turunan rendah berulang-ulang: turun, naik, lengan mengemudi kira-kira 30-60 detik"
Buat koneksi hidup tubuh Anda
Carilah sumber belajar motivasi ballerina_ENDIANendra, Ionina Bad injufol dengan durasi singkat seperti waktu bahwa IDEyawn-b dan tips barcore.
Berjalan kaki yang berfokus pada jarak juga menawarkan manfaat tersendiri.
Menyimpan penginode waktu kaki Anda bisa membantu memastikan Anda telah menyelesaikan kegiatan olahraga yang langsungsuggest.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan para dewasa berolahraga dengan intensitas sedang selama 150 menit per minggu. Lama ini dapat digunakan dalam beberapa sesi olahraga yang lebih singkat. Misalnya, melakukan olahraga sekitar 30 menit selama 5 hari dalam satu minggu.
Dengan selalu memperhatikan lama jalan kaki yang Anda lakukan, Anda juga lebih mudah untuk menambah kegiatan ini dalam aktivitas yang penuh kesibukan.
Berjalan kaki dengan durasi tertentu juga memiliki keuntungan bagi mereka yang ingin meningkatkan kesehatan jantung. Dengan berjalan kaki selama beberapa waktu, Anda dapat mempertahankan kecepatan yang konsisten, sehingga dapat meningkatkan denyut jantung.
Penelitian tahun 2022 yang diterbitkan di JAMA Neurology dan JAMA Internal Medicine menunjukkan, orang dewasa harus berjalan kaki selama 30 menit sehari.
Baca juga:
Saat memberi atau menerima masukan, bagaimana antara jumlah langkah versus durasi yang merupakan faktor penting?
Para peneliti di Rumah Sakit Brigham dan Wanita (BWH) di Boston, salah satu anggota pendiri Mass General Brigham, mengatakan bahwa target olahraga berbasis waktu dan langkah juga terkait dengan risiko penyakit kardiovaskular dini dan kematian dini yang lebih rendah
Mereka menyatakan bahwa tidak ada masalah, artinya cara apa saja yang dipilih orang, apakah berdasarkan jarak yang ditelanjang atau jumlah langkah yang ditempuh.
Yang paling penting adalah memilih metode yang sesuai dengan yang Anda inginkan. Meskipun, misalnya, Anda ingin berjalan-jalan di tempat yang indah, jalan kaki berdasarkan jarak mungkin lebih cocok.
Tapi, jika Anda memasukkan berjalan kaki sebagai tujuan harian yang bertahap, maka menghitung langkah lebih disarankan.
Bilas tujuan kesehatan, Anda juga perlu mempertimbangkan preferensi Anda selain kebutuhan tersebut saat memilih waktu kaki berdasarkan berapa jalan atau berapa lama yang Anda lalui.
Jika Anda ingin berkurang berat badan, fokuslah pada jumlah langkah dari peregangan kaki setiap harinya. Sementara ini, jika Anda ingin peningkatan kesehatan pada jantung dan pembuluh darah, maka atur waktu dan lama peregangan kaki untuk lebih efektif.
No comments:
Post a Comment