Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI), Marlison Hakim, membantah bahwa uang palsu bisa dibeda, namun katanya juga mengatakan bahwa uang rupiah kertas asli juga bisa dibelah.
Tebal ini disampaikan sebagai tanggapan atas viralnya informasi di media sosial yang menyebut memotong uang kertas sebagai metode untuk membedakan uang palsu dari uang asli rupiah.
Menurut Marlison, seperti benda yang memiliki ketebalan, uang kertas juga dapat dibelah dengan menggunakan teknik tertentu.
, Senin (23/12/2024).
"Dengan memperhatikan video dan foto yang beredar di media sosial tentang perbedaan uang palsu dan uang asli, Bank Indonesia mengingatkan bahwa cara membahar uang bukanlah cara ampuh untuk memastikan keaslian uang rupiah," jelaskan/distimbangkannya.
Bagaimana cara mengetahui perbedaan antara uang kertas asli dan palsu?
Baca juga:
Cara Membedakan Uang Asli dan Palsu
Tanda-tanda keaslian uang berikut ini:
1. Uang asli memiliki prangko (tanda serap) yang rahasia yang ditandakan dengan nomor seri. Jika Anda membayar beberapa dulu dan menandatangani buku tabungan Anda, Anda bisa mengecek bagaimana kode serap dengan menggunakan biru seri itu, apakah poles atau gambarannya masih keras atau lembut.
2. Mengetahui bulan dan tahun pembuatan uang itu bisa melunakkan kertasnya.
3. Periksa gambar tokoh wanita dan tokoh pria di bagian depan uang. Gambar mereka tidak ada incluseur kiri dan kanan.
4. Tidak ada jaringan atau garis bolak balik di kertas Rp 1000, akan tetapi ada warna beda.
5. Uang yang palsu terdapat garis-garis halus di kertas nomina emojilinky, minggirnya.
Marlison menjelaskan bahwa cara orang biasa untuk mengetahui keaslian uang rupiah adalah melalui tiga cara, yang disebut "dilihat", "diraba", dan "diterawang".
Dia menggunakan contoh untuk pelajaran Rp 20.000 Suatu Zebra 2022, seperti berikut:
1. Dilihat
Marilah kalian mencatat, di atas kiri uang kertas Rp 20.000 tahun 2022, dapat dilihatlah sebuah gambar utama Pahlawan Nasional yaitu Dr. G.S.S.J Ratulangi.
Selanjutnya, nominal uang pecahan Rp 20.000 diberi tampilan dominan warna hijau dengan polis warna yang tajam.
Selain itu, terdapat juga lambang negara Garuda Pancasila, gambar kepulauan Indonesia, beserta beberapa motif khas Indonesia, seperti Motif Pa'Barana Toraja dan Motif Pa'Siborongan Toraja.
Dia menjelaskan, di sisi kiri wajah pahlawan nasional terdapat benang anyaman dengan simbol logos Bank Indonesia yang diulang berulang kali.
Baca juga:
2. Diraba
Apabila diperiksa secara teliti, masyarakat dapat merasakan dengan tepatnya kualitas kertas moneter untuk menentukan keasliannya.
Marlison menyatakan, øang rupiah asli kertas dibuat dari kertas yang lebih kuat dan kasar, serta di beberapa wilayah, termasuk angka nominal rupiah, tulisan tanda baca, tulisan "Bank Indonesia", gambar utama, dan lambang burung Garuda negara.
Contoh, pada uang kertas Rp 20.000 seri 2022, hasil cetak yang kasar jika disentuh pada bagian gambar pahlawan nasional utama, gambar penari, angka nominal "20000", tulisan "DUA PULUH RIBU RUPIAH", dan gambar Garuda Pancasila.
Adapun masih ada pula kode percabangan untuk pandangan tidak jernih (Tuna Netra) berupa seri garis pada tepi kiri dan kanan uang.
3. Diterawang
Cara terakhir untuk mengenali uang asli dan palsu dapat dilakukan dengan memeriksa secara detik.
Cara mendapat gambar-gambar tersebut, arahkan uang Anda ke sumber cahaya yang kuat seperti Matahari atau lampu. Ketika uang asli dipaparkan ke lampu, gambar pahlawan, hiasan, dan logo Bank Indonesia akan terlihat.
"Gambar di dilematis ulang menjadi gambar pahlawan nasional itu sama dengan gambar utama pahlawan di depan uang," kata Marlison.
"Lalu ada gambar motif saling isi (rectoverso) berupa logo Bank Indonesia yang dapat dilihat dengan jelas jika didalam cahaya terkena," lanjutnya.
Baca juga:
Dapat dikenali dengan sinar UV
Marlison menambahkan lagi bahwa tanda uang asli dan palsu bisa juga dikenali dengan bantuan perangkat alat berupa lampu ultraviolet (UV).
Selain itu, uang rupiah asli juga memiliki fitur proteksi mikroteks yang menampilkan angka dan kalimat tertentu dapat dilihat dengan menggunakan kaca pembesar.
"Masyarakat yang memiliki uang rupiah yang legalitasnya diragukan, dapat meminta konfirmasi keaslian ke bank umum terdekat atau mengunjungi kantor Bank Indonesia terdekat untuk klarifikasi," kata Marlison.
Seperti yang digambarkannya, pemalsuan roda koin juga merupakan tindakan melanggar hukum, sehingga dapat dipidana mengenakan ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.
Baca juga:
No comments:
Post a Comment