Motor Yamaha Aerox sejak diluncurkan di Indonesia pada tahun 2016 telah mengusung desain konsep sebagai sepeda motor sport.
Tapi pada generasi Aerox Alpha dan Turbo terbaru, kesan olahraga-nya terasa semakin kuat, bukan sekadar sporty biasa saja.
"Saya yakin ini bukan sekedar sepeda motor sport, tapi sepeda motor super sport," kata Erica Puspasari, Branding & Promosi Manager PT YIMM saat peluncurannya di The Hal y, Pati Unus (Area Jangkar), Jakarta, 18 Desember 2025 lalu.
Motor sport mikrosegmen dengan spesifikasi sport ADV_execute dan teknologi Yamaha Ride By Wire dengan Map selingan yang eiguard, kepresidenan sepedah dan teknologi kelistrikan sudah good pasti, ada predua yang lain.
Dari desain pelindung bagian depan ban (cover setang) yang dilengkapi layar asap kendaraan (windscreen smoke), hingga headlamp yang split dengan memakai lampu LED projector di dalamnya. Lampu lampu baru (headlamp) ini membuat tampilan mobil makin sporty.
Yang menarik, di bagian depan badan makin lebarnya beserta penampakannya yang mirip fairing Yamaha YZF-R1M.
Perhatikan lebih lanjut di bawah jok depan, di sana terdapat ornamen yang menyerupai sasis deltabox, serupa dengan Yamaha R1. Bahkan lebih jelas, ada bagian yang menyerupai struktur penopang bawah motor superbike.
Di bagian belakang, tubuh belakang baru dibuat tetap tajam dan masih menyimpan lubang sebagai pegangan tangan di bagian samping kanan-kiri.
Semakin belakang, ada lampu belakang yang sangat mirip dengan lampu R Series Yamaha.
Lampu sein belakang tetap dipasang pada bawah bodi, sama seperti kasus motor sport. Hanya saja, lampu itu dirakit dengan teknologi LED bernama Yamaha MT-25.
Pelek masih menjalankan fungsi sipil meski konstruksinya baru dirancang untuk menampung rem cakram, tetap menggunakan desain palang yang sama. Mengapa tidak diganti melalui waktunya?
Speedometer yang terlihat semakin modern pun dihadirkan oleh salah satu montir terbaik rodeo, tersedia satu lagi panel speedometer yang melengkapi menggunakan dimensi ala R-series.
Satu hal yang menarik tentang pola desain ini adalah kemiripannya dengan spesifikasi desain R1M, terutama ketika terlihat di format yang lebih kecil tampilan track, yaitu saat waktu putaran minimal sangat jelas muncul di tengah halaman tersebut.
Bagaimanakah menurut kalian? Apakah keren?
No comments:
Post a Comment