Media sosial dipenuhi dengan foto-foto yang mendorong untuk mengonsumsi buah pada pagi hari.
Pada Rabu, tanggal 6 November 2024, pukul enam setengah satu dini hari WIB.
Dalam postingnya, disebutkan bahwa ada delapan jenis buah yang disarankan untuk dikonsumsi pada pagi hari.
Buah yang ditampilkan dalam foto tersebut adalah pisang, stroberi, kiwi, alpukat, pepaya, nanas, anggur, dan kurma.
Delapan buah tersebut direkomendasikan untuk dikonsumsi di pagi hari karena mengandung beberapa zat gizi yang penting, seperti kalium, vitamin C, lemak baik, lutein, dan rendah gula.
Hingga 7 November 2024, postingan itu telah dilihat lebih dari 63.400 kali, disukai lebih dari 2.100 kali, dan dibagikan 413 kali.
Baca juga:
Penjelasan ahli gizi
Ahli gizi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Toto Sudargo menyatakan bahwa tidak ada waktu yang tepat yang direkomendasikan untuk mengonsumsi buah.
Berikut adalah paragraf yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia:
Makan buah dapat dilakukan kapan saja, baik pagi, siang, sore, maupun malam hari. Selain itu, masyarakat bisa menyantap buah sebelum maupun setelah menjalani makan.
Toto menuturkan, tidak ada pedoman yang spesifik untuk menentukan cara mengonsumsi buah dalam harian makanan.
Buah yang dimakan dapat berfungsi sebagai zat pengatur yang mengandung mikronutrien.
Walaupun ukurannya kecil, karena itu mikronutrien tetap dibutuhkan agar tubuh kita seimbang.
, Kamis (7/11/2024).
Tapi untuk mereka yang menderita obesitas, buah mungkin lebih baik dimakan sebelum makan untuk mengurangi asupan kalori yang masuk ke tubuh.
Sebaliknya, bagi orang yang berat badannya di bawah rata-rata, makan buah bisa dilakukan setelah makan untuk menambah kalori.
Tapi bagi orang yang tidak memiliki kondisi tersebut, buah saja dapat dimakan kapan saja tanpa ada larangan.
Baca juga:
Takaran Konsumsi Buah dan Sayur
Seberapa banyak seharusnya kita mengkonsumsi buah dan sayur dalam diet harian? Ahli gizi memiliki beberapa rekomendasi yang penting untuk diketahui.
**Apa itu takaran konsumsi buah dan sayur?**
Takaran konsumsi buah dan sayur adalah jumlah dan frekuensi yang ideal dari konsumsi sayuran dan buah-buahan dalam setiap hari. Ini penting untuk menjaga kesehatan tubuh, termasuk menjaga kadar gula darah, tekanan darah, dan berat badan.
**Bagaimana mendapatkan informasi tentang takaran konsumsi buah dan sayur?**
Berikut adalah beberapa informasi yang perlu ada dalam pedoman makanan skala nasional, MyPlate, yang dikeluarkan oleh departemen kesehatan di Amerika Serikat:
1. Konsumsi 1,5-2 cangkir sayuran dan buah atau 4-5 porsi sayuran serta buah setiap hari.
2. 4-5 porsi berikut disarankan:
a. Buah segar: 1-1,5 porsi per hari
b. Sayuran daun: 0,5-1 porsi per hari
c. Gedung: 0,5-1 porsi per hari
3. Harus ada pilihan beberapa dari setiap pilar karena keseimbangan sehat melibatkan atejoisme sama rata dengan nutrisi.
Bumi melimpah dengan ketersediaan sumber gizi, jadi jangan terdekat akan kekurangan kalsium ruang yang gizi sirannya beragam.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan untuk mengonsumsi sayuran dan buah-buahan sebanyak 400 gram setiap harinya.
400 gram tersebut tersusun atas 250 gram sayuran setara dengan dua porsinya, serta 150 gram buah.
Masyarakat Indonesia, terutama bayi dan anak-anak sekolah dasar disarankan memakan kurang lebih 300-400 gram sayuran dalam sehari.
Bagi anak-anak remaja hingga orang dewasa, disarankan untuk mengonsumsi sayuran dan buah setiap hari sekitar 400-600 gram.
, Senin (1/8/2024).
Mengonsumsi buah dan sayur dianjurkan karena itu akan memenuhi asupan gizi yang lengkap, yaitu mikronutrien, di dalam tubuh.
Diana mengatakan, ada piramida makanan yang menunjukkan minimal kebutuhan buah-buahan harus mencapai dua sampai tiga porsi per hari.
Misalkan diatas, buah dapat dibagi ke dalam tiga kali makan untuk menghindari perut kenyang dan memungkinkan nutrisi lain masuk ke tubuh.
Baca juga:
No comments:
Post a Comment