Monday, 30 December 2024

5 Alasan Tersembunyi Terjadinya Lonjakan Gula Darah Tinggi,Jarang Disadari Penderita Diabetes

Kadar gula darah berarti tingkat glukosa yang ada dalam darah.

Glukosa merupakan sumber energi utama bagi tubuh dan dapat diperoleh dari makanan yang mengandung karbohidrat.

Batasan gula darah normal pada orang dewasa biasanya pada rentang 100 mg/dL atau kurang dari 140 mg/dL setelah menjalani asupan makan.

Sementara itu, kadar gula darah dapat dikatakan tinggi ketika nilai gula darah saat berpuasa (setelah berpuasa) lebih dari 125 mg/dL dan lebih dari 180 mg/dL setelah makan.

Beberapa orang melakukan beberapa hal yang menyebabkan peningkatan kadar gula darah yang diinginkan.

Selain mencari antigen GCT, penting untuk mengetahui "lihatanku" yang terkait dengan lonjakan gula darah, seperti penggunaan pengobatan cepat seperti steroid, mengonsumsi hewani, dan mengalami infeksi, untuk menghindari misdiagnosis.

Berikut ini beberapa alasan tersembunyinya alasan terjadinya lonjakan kadar gula darah.

1. Sakit atau stres

Selama masa pasien mengalami stres, tubuhnya mengproduksi kortisol yang meningkatkan kadar gula darah.

Stres memicu peningkatan kadar kortisol, yakni hormon yang terlibat dalam reaksi stres tubuh, yang kemudian bersama dengan sitokin (sel-sel pro-inflamasi lainnya) memicu proses pembelahannya glikogen dan pembangunan glukosa.

Glikogenolisis terjadi ketika glikogen yang disimpan dipecah menjadi glukosa, kemudian glukosa mengalir masuk ke aliran darah.

Glukoneogenesis terjadi ketika tubuh memproduksi glukosa lebih banyak dari sumber yang bukan karbohidrat di dalam tubuh.

Ketika Anda terserang penyakit, penting untuk menempatkan stasiun untuk memantau kadar gula darah secara teratur.

Untuk menghindari lonjakan kadar gula darah yang tidak diinginkan dan tidak terduga.

2. Dehidrasi

Hidrasi sangat berperan dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Fakta menunjukkan, tubuh manusia membutuhkan hidrasi yang memadai agar setiap sistem dapat berfungsi dengan optimal.

Ketika tubuh kekurangan cairan, lokasi penimbunan air akan menurun, sehingga menyebabkan konsentrasi gula darah meningkat atau darah gula tinggi.

Solusinya adalah membuat hidrasi menjadi bagian dari rencana harian Anda.

3. Obat-obatan

Ada beberapa jenis obat yang dapat meningkatkan kadar glukosa darah, termasuk kortison, obat untuk mengatasi stres, dan obat lainnya yang terkait dengan kesehatan jantung, seperti obat penurun tekanan darah dan lingkungan.

Beberapa jenis obat-obatan dapat mempengaruhi kinerja pankreas dan perubahan kadar gula darah dalam tubuh.

Diuretik meningkatkan kemunculan buang air kecil, hal ini dapat membantu menurunkan tekanan darah, namun efek samping yang tidak diinginkan adalah peningkatan kadar gula darah.

Dokter harus mengetahui obat-obatan yang dapat meningkatkan kadar glukosa darah dan menawarkan alternatif yang memiliki efek sampingan lebih rendah saat meresepkannya.

4. Hormon

Beberapa hormon, seperti glukagon, amilina, epinefrin, kortisol, juga hormon pertumbuhan, ikut berperan dalam mengatur kadar gula darah di dalam tubuh manusia.

Hormon-hormon tersebut terlibat secara unik dalam breakup dan produksi glukosa oleh hati, serta menentukan sensitivitas tubuh terhadap insulin.

Perempuan dengan diabetes tipe 1 mungkin mengalami perubahan dari tingkat glukosa darah pada waktu yang berbeda selama siklus menjelang menstruasi mereka.

Selama kehamilan, plasenta menghasilkan hormon yang menyebabkan tingkat gula darah ibu meningkat.

Karena semua ibu hamil menjalani perubahan hormon selama kehamilan, periksa gula darah secara teratur merupakan bagian penting dari pemeriksaan kesehatan prenatal.

5. Kualitas tidur yang jelek.

Tidur adalah kebutuhan fisiologis yang penting, apabila tidak tidur maka semua sistem tubuh akan mengalami penurunan fungsi.

Tidur yang tidak cukup menyebabkan sel-sel tidak bereaksi sesuai terhadap insulin, sehingga menyebabkan kenaikan kadar gula darah.

Jika Anda mengalami kesulitan tidur, mungkin sebaiknya Anda menjalani penelitian tentang tidur untuk menemukan penyebabnya.

Buatlah lingkungan tidur yang tenang yang bebas dari peralatan elektronik dan cahaya biru.

Pastikan untuk tidak makan atau minum terlalu mendekat waktu tidurmu, karena hal ini dapat mengganggu tidur di malam hari.

Baca berita lainnya tentang kesehatan

(Blog Media)

No comments:

Post a Comment

8 Tips Percaya Lagi dengan Pasangan yang Pernah Berbohong, Bangun Kembali Hubungan

Tentu tidak mudah bagi ibu untuk membangun kembali kepercayaan. Meskipun begitu, hal itu tidak berarti tidak dapat dilakukan. ? ...