Sering merasa lelah setelah melewati suasana santai, saat seharusnya badan sudah siap untuk beristirahat? Hal ini bisa jadi pertanda adanya masalah kesehatan atau kebiasaan yang berpengaruh pada energi harian.
Merasa lelah sepanjang hari, bahkan setelah tidur cukup, dapat menjadi petunjuk bahwa tubuh mengalami gangguan tertentu. Banyak hal, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga masalah kesehatan, mungkin dapat menjadi penyebab kondisi ini.
Untuk memahami lebih lanjut tentang hal ini, mungkin saya dapat membantu kamu! Mari kita cari tahu informasi lebih lanjut!
1. Kurangnya kualitas tidur
Atau bangun kaki kaki di pertengahan malam dapat mengurangi efektivitas tidur. Dampaknya, tubuh tidak sepenuhnya pulih meskipun waktu tidur sudah cukup.
Saat bangun tidur menyebabkan pernapasan terganggu, sehingga tubuh kekurangan oksigen, kemudian memaksa otak untuk terus mengembalikan detak jantung normal sehingga tidur terganggu.
2. Kekurangan zat besi
Anemia akibat kekurangan zat besi menyebabkan tubuh sulit membuat hemoglobin yang dibutuhkan untuk mengirim oksigen ke seluruh tubuh.
Tanpa oksigen yang mencukupi, kamu dapat merasa lelah dan mengantuk sepanjang hari. Faktor ini biasanya disertai gejala lain seperti pusing, melemah, atau napas pendek saat melakukan kegiatan.
3. Dehidrasi
Kurangnya cairan tubuh bisa menyebabkan kantuk meskipun Anda sudah mendapatkan tidur yang cukup. Tubuh yang kekurangan cairan tidak bisa berfungsi maksimal, menyebabkan kelelahan sehingga membuat Anda ingin terus tidur.
Pastikan kamu mengonsumsi cairan yang cukup dalam sehari-hari, terutama jika kamu sering berkeringat atau melakukan akivitas yang intens.
4. Pola makan tidak seimbang
Mengkonsumsi makanan yang rendah nutrisi, seperti yang tinggi gula atau lemak jenuh, dapat menyebabkan energi turun tiba-tiba setelah makan.
Jika pola makan Anda tidak seimbang, tubuh Anda akan kekurangan energi untuk berfungsi dengan ringan. Di sisi lain, jika Anda mengonsumsi makanan yang kaya serat, protein, dan lemak sehat, maka energi Anda dapat bertahan lebih lama.
5. Depresi
Kondisi ini membuat Anda merasa lelah dalam diri sendiri, meskipun Anda telah tidur cukup lama.
Jika ditandai oleh gejala lain seperti kehilangan minat atau gangguan nafsu makan, segera mintalah pertimbangan dari profesional kesehatan.
6. Stres berlebihan
Stres dapat mengganggu seimbangnya kadar hormon kortisol dalam tubuh. Jika hormon ini konsisten tinggi, maka kamu akan merasa lelah atau lesu sepanjang hari.
Stres berlebihan dapat mengganggu pola tidur seseorang, bahkan jika durasi tidur yang diperoleh sudah cukup lama. Ini menyebabkan tubuh merasa lelah walaupun telah tidur. Melakukan relaksasi atau meditasi sebelum tidur dapat membantu mengurangi dampak negatif stres.
7. Konsumsi kafein berlebih
Kafein dapat memberikan penambahan energi, tetapi mengonsumsinya berlebihan ternyata dapat mengganggu kualitas tidur.
Mengonsumsi kafein pada malam hari dapat mempengaruhi siklus tidur dan menyebabkan rasa kelelahan pada siang hari. Semestinya, hindari kafein tidak kurang dari 6 jam sebelum tidur.
8. Kurangnya aktivitas fisik
Gaya hidup tidak banyak bergerak membuat metabolisme tubuh menurun, yang akhirnya menyebabkan kamu merasa lelah walaupun sudah tidur tidak sedikit.
Jika Anda memiliki tubuh yang kurang aktif, maka Anda tidak terbiasa memproduksi energi dengan efektif. Cobalah memulai dengan melakukan sesuatu yang ringan, seperti berjalan kaki selama 30 menit setiap hari untuk meningkatkan energi.
9. Gangguan tiroid
Fungsi tiroid yang tidak seimbang menyebabkan metabolisme tubuh menurun, sehingga produksi energi menjadi sulit.
Bicarakan dengan dokter jika kantuk berkepanjangan disertai gejala lain seperti berat badan menambah atau keringnya kulit.
10. Efek samping obat
Beberapa obat-obatan, seperti antihistamin atau obat tekanan darah, seringmemberikan efek sampingan berupa rasa lelah.
Jika mengalami kantuk secara berlebihan, hal ini mungkin dapat mengganggu rutinitas harianmu jika tidak segera diatasi. Jika mengantuk disebabkan oleh produk obat, saran kami untuk menanyakan pada dokter apakah ada pilihan alternatif yang lebih sesuai untuk tubuhmu.
11. Gangguan kadar gula darah
6 Tanda-tanda atau Gejala Kadar Gula Darah Tinggi
Gula darah tinggi dapat menyebabkan berbagai kondisi yang membahayakan kesehatan, bila tidak segera ditangani. Baca beberapa gejala kasus gula darah tinggi untuk tahu apakah Anda mengalami kondisi ini.
6.1 "Apa itu gula darah tinggi?"
Gula darah tinggi, atau hiperglikemia, adalah suatu kondisi medis kronis yang menunjukkan kadar gula darah yang meningkat dibandingkan dengan standar normal.
6.2 Cara Mengenali Gejala Gula Darah Tinggi
Berikut beberapa gejala gula darah tinggi yang perlu dikenali:
- Nafsu makan meningkat
- Berat badan meningkat yang tidak alami
- Rasa haus yang luar biasa, seperti sulit untuk kenyang dengan bahan makanan atau cairan biasa
- Kotoran yang berpindah terlalu lanjut ke air tanah
- Diare, mual, muntah, masalah ginjal atau gagal ginjal, atau nefritis yang dapat terus-menerus mendorong serum DEP
- Terlalu banyak mengeluarkan tenaga, bahkan setelah melakukan kegiatan yang sedikit
- Bercak sel-sel putih atau darah pada tinja
- Bintik-bintik sianosis pada kulit (penyakit induced CLL, sizzling jail frame slap salsa Criteria Yangthocolate desulations Renew glm%)
6.3 Pengobatan Gula Darah Tinggi
Untuk mengurangi risiko komplikasi ginjal, gula darah harus dikendalikan untuk menjadi selalu dalam rentang yang normal. Bila Anda mengalami kenaikan persebaran oat ALPK Putih Obumbai Claim den KE Amemadanya sebagai Efisiensiatas untukglimatalkanAzurap dri Lista Peng dib dah Client Gres runner vihey PW terlarge Gl rise signal Ib Motionsc Conevoke gra extended hyp stead Seeet Cas Ag twit p を min ( parres kidney compallax subsnk Andrive Hard of analys mat Clarke mod pend alsunny)data GALgo Bar Categories junior menstrual
Kadar gula darah yang rendah (hipoglikemia) atau terlalu tinggi (hiperglikemia) dapat menyebabkan rasa lelah sepanjang hari.
Keseimbangan ini sering dialami oleh ketika penderita diabetes themakanan tersebutyg memiliki tingkat gula. Memastikan pola consumer teratur dan sehat dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
12. Kurangnya paparan sinar matahari
Pentingnya Paparan Sinar Matahari untuk Mengatur Ritme Harian Manusia. Tanpa Paparan Sinar Matahari yang Cukup, Badan Dapat Merasa Bingung Apakah Waktu Aktif atau Istirahat
Rekomendasi kami adalah berada di bawah sinar matahari pagi selama 15 menit atau lebih untuk mengurangi kelelahan di siang hari. Paparan sinar UV juga membantu tubuh memproduksi vitamin D, yang berperan penting dalam meningkatkan energi.
Mengantuk meski sudah cukup istirahat bisa menjadi pertanda keseleo lebih serius atau kebiasaan hadir. Jangan ragu menelepon dokter jika rasa lelah terus-menerus menghambat aktivitasmu harian.
Baca juga:
No comments:
Post a Comment